Ajaib! Buaya 'Antar Pulang' Jenazah Balita yang Hilang Tercebur Sungai di Kukar Kaltim

Suara Cianjur

Jum'at, 20 Januari 2023 | 15:16 WIB
Ajaib! Buaya 'Antar Pulang' Jenazah Balita yang Hilang Tercebur Sungai di Kukar Kaltim
Seekor buaya mengantarkan jenazah balita ke arah dermaga di Kukar, Kaltim. (Tangkapan Layar FB @HermanEman)

SuaraCianjur.id - Sebuah video viral memperlihatkan seekor buaya sedang menyeret jenazah balita yang sebelumnya dilaporkan hilang diduga tercebur ke sungai di belakang rumahnya di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Ajaib, buaya itu disebut mengantarkan jenazah si balita. 

Balita nahas itu diketahui bernama Muhammad Ziyad Wijaya (4 tahun). Jenazahnya disebut diseret buaya ratusan meter ke arah dermaga perusahaan batu bara di Kecamatan Muara Jawa. 

"Itu anak kecil itu. Itu kayak orang, ada tangannya. Ia benar itu orang," kata seorang pria di video yang diunggah akun facebook Herman Eman, Jumat (20/1/2023). 

Video berdurasi 1 menit 11 detik itu memperlihatkan buaya berenang dengan santai membawa jenazah balita. Sesekali buaya terlihat menyelam.  

"Kami tidak tau, berapa jauh buaya ini telah membawa jenazah ini. Namun, dari pertama kami melihatnya, buaya ini membawa jenazah kira kira sejauh 200 meter," tulis akun tersebut. 

"Dan uniknya, buaya ini hanya membawa jenazah anak ini, semakin ke tepi daratan. Setelah berita ada seekor buaya membawa jenazah ini, keluarga datang menggunakan Klotok dan satu Speed boat milik perusahaan," kata akun Herman Eman. 

Tim SAR saat melakukan pencarian jenazah Muhammad Ziyad Wijaya (4 tahun) yang hilang diduga tercebur sungai di Kukar, Kaltim. [Instagram SAR Samarinda]
Tim SAR saat melakukan pencarian jenazah Muhammad Ziyad Wijaya (4 tahun) yang hilang diduga tercebur sungai di Kukar, Kaltim. (sumber: Instagram SAR Samarinda)

Setelah perahu klotok mendekati buaya ini, lanjut dia, buaya mencoba beberapa kali menyelam membawa jenazah. Namun muncul kembali ke permukaan air, dan membawa jenazah anak ini di mulutnya.

"Dan ketika klotok mendekatinya, buaya ini melepas jenazah anak ini. Jenazah dalam keadaan utuh, tidak ada tubuhnya yang luka atau tercabik," kata akun itu.

Sementara video lainnya memperlihatkan evakuasi bayi dari perairan. Terlihat sejumlah sejumlah pekerja mengangkat jenazah balita tersebut dari permukaan air. 

baca juga

Ajaibnya, tubuh si balita terlihat utuh meski sebelumnya terlihat diseret buaya. 

"Sekedar info, anak yang hilang di tanggul berusia 4 tahun sudah ditemukan di sekitaran lokasi MEINDO," tulis akun facebook Truly Braves M.

Sementara itu, SAR Samarinda membenarkan adanya penemuan jenazah korban bernama Ziyad pada pagi ini. Ia dilaporkan hilang diduga tercebur ke sungai di belakang rumahnya pada Rabu (18/1/2023). 

"Tim SAR Gabungan menemukan korban tenggelam Muara Jawa dalam keadaan MD (meninggal dunia)," dikutip dari instagram SAR Samarinda. 

"Tim SAR Gabungan langsung mengevakuasi korban. Selanjutnya korban dievakuasi menuju Rumah duka atas permintaan keluarga," lanjutnya. 

SUMBER: FB Herman Eman, FB Truly Braves M, Instagram SAR Samarinda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alasan Tiko Merawat Ibu Eny, Kenapa dengan Sang Ayah Herman Moedji?

Alasan Tiko Merawat Ibu Eny, Kenapa dengan Sang Ayah Herman Moedji?

Your Say | Jum'at, 20 Januari 2023 | 14:36 WIB

Melihat Lirik 'Rahmatun Lil Alameen', Lagu Dari Maher Zain Yang Kini Banyak Menjadi Backsound Video Tiktok

Melihat Lirik 'Rahmatun Lil Alameen', Lagu Dari Maher Zain Yang Kini Banyak Menjadi Backsound Video Tiktok

Cianjur | Jum'at, 20 Januari 2023 | 14:25 WIB

Sebelumnya Dilaporkan Hilang, Jasad Bayi 4 Tahun 'Diantar' Buaya di Tepi Sungai Kukar

Sebelumnya Dilaporkan Hilang, Jasad Bayi 4 Tahun 'Diantar' Buaya di Tepi Sungai Kukar

Kaltim | Jum'at, 20 Januari 2023 | 15:00 WIB

Terkini

3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan

3 HP Oppo A Series dengan Chipset Snapdragon Paling Worth It Harga Rp1 Jutaan

Tekno | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:05 WIB

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

1 Tahun Sekolah Rakyat, Wamensos: Alhamdulillah Cukup Berhasil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 10:03 WIB

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

Bukan Sekadar Kunjungan Biasa, Jokowi Ungkap Alasan Hadiri Rakorda PSI di Lampung

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:56 WIB

10 Hari Ini Gratis, Jateng Fair 2026 Pamer Inovasi, Investasi, dan Hiburan di PRPP

10 Hari Ini Gratis, Jateng Fair 2026 Pamer Inovasi, Investasi, dan Hiburan di PRPP

Jawa Tengah | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:54 WIB

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Bisa dapat Emas, Cek Daftar Pemenangnya di Sini

Bayar Pajak Kendaraan di Jateng Bisa dapat Emas, Cek Daftar Pemenangnya di Sini

Jawa Tengah | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:50 WIB

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Penandaan APBD 2027: Langkah Strategis Kemendagri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:47 WIB

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

Mendagri: Parade Tenun Belu Jaga Warisan Budaya dan Gerakkan Ekonomi Daerah

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:43 WIB

Dendam di Era Digital: Bagaimana Cape Fear Menggambarkan Hancurnya Reputasi dengan Satu Unggahan

Dendam di Era Digital: Bagaimana Cape Fear Menggambarkan Hancurnya Reputasi dengan Satu Unggahan

Your Say | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:35 WIB

Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit

Gelombang Pengunduran Diri di Partai Buruh Berlanjut, Seluruh Pengurus DIY Kompak Pamit

Jogja | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

Dampak Mengerikan Gempa Venezuela, Korban Tewas Bertambah Jadi 589 Orang

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 09:32 WIB

×