SuaraCianjur.id - Seringkali kebanyakan dari kita beranggapan bahwa dalam berhubungan intim, kita harus sebisa mungkin untuk bertahan lama agar dapat memuaskan pasangan kita.
Tetapi apakah benar seperti itu? Memangnya kalau kita tidak dapat bertahan lama dalam berhubungan intim, kita memiliki masalah dalam hubungan seksual?
Menurut dr. Bella dari Alodokter, sebenarnya durasi dalam berhubungan intim itu tidaklah terlalu lama, dan belum tentu tiap pasangan akan nyaman dengan durasi seks yang terlalu lama.
Ia mengatakan bahwa sebetulnya tidak ada patokan khusus dalam berhubungan intim harus dilakukan selama apa. Justru dengan terlalu banyak memikirkan hal ini dapat membuat kita stres dan memperburuk performa kita dalam berhubungan intim.
Lalu pertanyaan yang mungkin akan timbul adalah, sebenarnya berapa lama durasi ideal yang dibutuhkan oleh setiap pasangan dalam berhubungan intim?
"Dari beberapa penelitian yang dilakukan oleh para ahli. Rata-rata durasi hubungan seksual yang dihitung mulai dari penetrasi hingga ejakulasi sebenarnya nggak begitu lama. Rata-rata cuma 3 sampai 15 menit, perhitungan ini diluar sesi foreplay ya." kata dr. Bella, dikutip cianjur.suara.com melalui kanal YouTube Alodokter, Rabu (2/1/2023).
Kemudian dari sana ia menyimpulkan bahwa sebenarnya hubungan intim pada umumnya tidak sampai berjam-jam lamanya. Selain itu ia mengungkapkan contoh penelitian lain, dimana rata-rata wanita dapat mencapai klimaksnya dalam waktu 14 menit.
Oleh karena itu dari durasi yang dimiliki pria dan wanita pada umumnya dapat saling menguntungkan dari kedua belah pihak karena dapat mencapai klimaks secara bersamaan.
Namun dr. Bella juga menyebutkan bahwa, durasi dalam contoh penelitian yang ia berikan jangan selalu menjadi patokan. Karena setiap pasangan pasti memiliki durasi ketahanan yang berbeda diluar dari angka rata-rata yang didapat dari penelitian tersebut.
Baca Juga: Statistik Penuh Rekor, Pelatih Lakers Labeli LeBron James GOAT
Selain itu ada beberapa faktor juga yang dapat memengaruhi durasi dalam berhubungan seks seperti usia, stamina, kondisi emosional, kenyamanan dan selera masing- masing pasangan.
dr. Bella kembali menekankan jangan terpaku dengan durasi seksnya. Yang terpenting adalah bagamana kita dapat mencapai kepuasan dan kualitas dalam berhubungan intim.
Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam meningkatkan kualitas dalam berhubungan intim adalah bangun komunikasi dan terbuka soal hasrat seksual masing-masing.
Kemudian tunjukkan rasa cinta dengan mewujudkan fantasi seksual pasangan. Setelah itu cobalah untuk mencoba hal-hal baru seperti mengganti posisi atau lokasi saat berhubungan intim, atau membuat jadwal bercinta maupun melakukan seks secara spontan.
Sumber: youtube.com / Alodokter