SuaraCianjur.id- Taring skuad Maung Bandung kembali tumbuh dan tajam untuk menerkam lawannya di area pertarungan rumput hijau.
Raungan Maung Bandung kembali menggelegar dibawah pecutan tangan dingin yang diayunkan oleh Luis Milla.
Persib Bandung kembali menunjukan garangnya ketika Luis Milla berteriak memberikan instruksi dipinggir lapangan.
Fakta yang bahkan tak bisa dibantah oleh Luis Milla sendiri, tampak dari produktivitas gol yang dilesatkan oleh Persib Bandung meningkat jauh dibandingkan ketika Robert Rene Alberts dan caretaker Budiman memberikan asuhan.
Saat itu Robert membawa posisi Persib di peringkat 17 klasemen sementara di kasta tertinggi liga Indonesia. Robert Rene Alberts pun hengkang dari kursi pelatih ketika di awal musim 2022-2023, karena hanya mampu meraih satu poin dari tiga pertandingan.
Komando diambil alih untuk sementara waktu oleh Budiman. Tampak Persib yang sedang sakit mulai kembali beranjak sehat.
Di bawah telunjuk Budiman, Persib Bandung mampu mendapatkan kemenangan perdana mereka atas PSIS Semarang dengan skor 2-1. Pertandingan itu dilaksanakan pada tanggal 13 Agustus 2022 lalu.
Budiman pun kembali merebut tiga poin kemenangan meski hanya skor tipis 1-0 dari PSS Sleman.
Tapi Persib di bawah komando Budiman masih belum mampu meraih kemenangan konsisten, tapi sudah ada perubahan yang baik.
Dalam pertandingan selanjutnya Persib Bandung harus tunduk dalam dua laga. Mereka terpukul dengan kepala tertunduk saat menelan kalah dari PSM Makassar dengan skor telak 1-5. Kembali terpuruk Persib kala itu.
Saat itu kabar mengejutkan datang dari Persib yang menunjuk Luis Milla menjadi pelatih anyar mereka. Karena pada saat melawan PSM Makassar Milla jatuh sakit, hingga tak bisa menjadi debut pertamanya bersama Maung Bandung.
Debut Luis Milla tiba ketika merebut tiga poin kemenangan dari Rans Nusantara pada tanggal 4 September 2022. Persib menang dengan skor 2-1, dan menjadi debut Milla.
Seiring berjalannya pertandingan, Persib Bandung di bawha instruksi Luis Milla belum terkalahkan. Raihan positif terus terjadi hingga membuat musuh geleng-geleng kepala.
Perubah drastis terjadi di Persib hingga membuat posisi mereka mulai merangkak perlahan tapi pasti ke puncak klasmen sementara Liga 1 musim ini.
Seperti sihir karena tangan Luis Milla mampu merubah Persib dari Kucing kembali menjadi Maung.
Tak hanya itu saja kalau dilihat statistik produktivitas dari Luis Milla dibandingkan dengan Robert dan Budiman sangatlah jauh.
Robert hanya mampu membawa anak asuhnya saat itu mencetak empat gol dengan kebobolan sembilan gol dalam tiga pertandingan ketika awal musim berjalan. Sementara dalam asuhan Budiman cuma bisa mencetak enam gol. Bahkan Persib harus kebobolan 10 gol dari empat laga.
![Luis Milla resmi pelatih baru Persib Bandung (persib.co.id) [Foto Istimewa]](https://media.suara.com/suara-partners/cianjur/thumbs/1200x675/2022/08/20/1-luis-milla-resmi-pelatih-baru-persib-bandung-persibcoid.jpg)
Jika melihat Luis Milla dalam 14 laga angka kebobolan Persib hanya empat gol dengan menghantarkan anak asuhnya mencetak 27 gol.
Pelatih asal Spanyol ini bisa memberikan permaina Persib Bandung yang cukup seimbang. Lini pertahanan yang mulai baik dan ketajaman daya gedor serangan Persib pun sudah mulai runcing tajam.
Duet antara Ciro alves dan David Da Silva kini masih menjadi andalan Persib di bantu dengan beberapa pemain yang mulai kembali menggeliat di sector tengah dan sayap.
Fakta lainnya, ketika Milla memberikan instruksi Ciro menjadi penyerang yang dinilai cukup mengerikan, dari 19 laga dia mampu mencetak sembilan gol.
Kedudukan Persib dan Persija saling sikut untuk merebut tahta teratas di klasmen sementara, diikuti oleh dan PSM Makassar. (*)