SuaraCianjur.id - Lucky Hakim, memutuskan untuk mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Indramayu, Jawa Barat. Pengunduran diri ini secara resmi tertuang dalam Kop Surat Bupati Indramayu Nomor 132/335 Tapem per 8 Februari.
Keputusan ini tentu mengundang polemik dan tanda tanya bagi sebagian orang. Namun, menurut Lucky Hakim, dia merasa malu jika harus tetap bertahan sebagai Wakil Bupati Indramayu, namun tidak sanggup mengemban amanah masyarakat dengan baik.
“Ketika janji-janji tidak tercapai, betapa tidak tahu malunya saya, tidak tahu dirinya saya, jika tetap bertahan sebagai wakil bupati,” ucap Lucky Hakim, dilansir dari akun twitter @kompascom.
Lucky Hakim juga menjelaskan bahwa dirinya tidak bisa mendapatkan fasilitas mewah. Dirinya menjelaskan bahwa saat menjabat, ia akan mendapatkan anggaran makan dan minum Rp. 100 juta per bulan.
“itu diluar gaji, tunjangan kendaraan, listrik, dan lain-lainnya,” tegas Lucky.
Lucky Hakim menyadari bahwa jabatan yang dia pegang sangatlah penting dan memerlukan dedikasi dan komitmen yang tinggi. Dia sangat sadar bahwa pejabat itu dibayar oleh masyarakat. Namun jika tidak mampu menunaikan janjinya, maka dia gagal.
“Yang bayar itu masyarakat, yang tangannya kasar, yang berada di bawah garis kemiskinan. Kalau mereka tidak dapat yang dijanjikan, saya durhaka,” pungkas Lucky. (*)
Lucky Hakim mengungkapkan bahwa
Baca Juga: What a Drama! Yunus Nusi Mengundurkan Diri Jadi Waketum PSSI, Ada Apa Ini ?