SuaraCianjur.id- Arab Saudi tengah mengarah ke Visi 2030 yang bertujuan untuk melakukan diversifikasi ekonomi selain bergantung pada minyak. Oleh karena itu, Arab Saudi sedang mengembangkan beberapa mega proyek yang sedang berjalan. Selain The Mukaab, ada beberapa mega proyek yang sedang dibangun.
Arab Saudi kembali memperlihatkan inovasi dalam desain perkotaan dengan meluncurkan New Murabba Development Company, suatu proyek yang bertujuan membangun pusat kota modern terbesar di dunia di Riyadh, ibu kota Arab Saudi.
Pembangunan proyek baru Murabba menitikberatkan pada the Mukaab yang berarti kubus dalam bahasa Arab. Bangunan ini memiliki dimensi yang sama di setiap sisinya, yaitu tinggi, lebar, dan panjang sebesar 400 meter. Developer mengklaim bahwa struktur bangunan Mukaab akan menjadi salah satu bangunan perkotaan terbesar di dunia.
Rencana untuk kubus raksasa Mukaab adalah untuk menggabungkan arsitektur tradisional dengan teknologi canggih dan menciptakan pengalaman imersif pertama di dunia, yang mencakup ruang lantai seluas 2 juta meter persegi dan fasilitas seperti hotel, ritel, budaya, wisata, unit perumahan, dan rekreasi.
Kubus Mukaab akan menawarkan pengalaman baru dengan teknologi realitas virtual terbaru, termasuk proyeksi lanskap dan pemandangan dari apartemen menara spiral.
Pengumuman baru dari Public Investment Fund (PIF) dan NMDC pada 16 Februari adalah bagian dari strategi untuk mengembangkan industri lokal dan meningkatkan sektor swasta, serta mengubah Arab Saudi menjadi pemimpin dunia dalam pariwisata, teknologi, dan industri kreatif.
Proyek Murabba baru adalah salah satu dari banyak mega proyek termasuk NEOM, Red Sea Global, gerbang Diriyah, Qiddiya, Aseer, dan Amaala.
Ini adalah daftar proyek ambisius Arab Saudi yang dikutip dari Arabian Business:
1. Proyek AIULa
Baca Juga: Teken Kontra Baru, Lionel Scaloni Pimpin Timnas Argentina Hingga 2026
Arab Saudi sedang mengembangkan AIUla menjadi tujuan internasional melalui masterplan The Journey through Time yang dipimpin Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman.
Proyek ini akan menambah kontribusi Royal Commission for AIUla (RCU) sekitar USD 32 miliar untuk PDB nasional dan membuka 38.000 pekerjaan pada 2035. AIUla akan memiliki lima distrik di Kota Tua AIUla, Dadan, Jabal Ikmah, Nabataean, dan Hegra yang merupakan situs budaya kuno dunia.
2. Proyek Red Sea Project
Proyek Red Sea Project akan menjadi resor mewah baru di Timur Tengah yang menawarkan pengalaman wisata yang berkelanjutan dengan garis pantai yang belum tersentuh seluas 30.000 kilometer persegi.
Proyek ini dirancang dengan fokus pada warisan, budaya, dan konservasi serta akan menjadi resor pertama yang terintegrasi penuh, mewah, dan serba guna di wilayah itu dengan menyediakan 8.000 kamar hotel baru.
3. King Salman Energy Park