SuaraCianjur.id - Pertemuan antara wakil walikota Bogor, Dedie A Rachim dengan pengembang revitalisasi Terminal Baranangsiang Bogor, Yakni, PT. Pancakarya Grahatama Indonesia (PGI) menemui titik terang.
"Kemarin, kami menerima delegasi dari perusahaan yang telah mendapatkan hak konsesi untuk mengelola Terminal Baranangsiang selama ini," kata Dedie A Rachim yang dilansir dari Instagram @infobogor, Sabtu (11/3/2023).
"Ternyata, ada dua faktor yang menyebabkan proses revitalisasi terminal ini memakan waktu yang cukup lama," lanjutnya.
Ia menceritakan detail kedua kendala tersebut yang cukup lama menunda revitalisasi terminal.
Yang pertama, ada masalah dari Kejaksaan Agung terkait legal opinion tentang Build Operate Transfer (BOT). Masalah ini telah clear semenjak Kemenhub dan Pemkot memegang BOT tersebut.
“BOT ini berfungsi sebagai perizinan untuk membangun selama 25-30 tahun kedepan antara Pemkot dan PT PGI,” Ujar Dedie A Rachim.
Kemudian yang kedua, terkait dengan masalah internal PT PGI yang berperan sebagai pengembang revitalisasi tersebut.
“Ya, ada masalah internal dari PT PGI, yaitu terjadinya pergantian kepemilikan saham. Karena kedua hambatan ini sudah kelar, maka revitalisasi dapat dilanjutkan lagi mulai tahun ini,” ujarnya.
Namun kendati sudah bersiap-siap, PT PGI tetap harus mempertimbangkan desain Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang perlu ditinjau ulang.
Baca Juga: Mari Lekat dengan Sejarah, Mengenal Pulau Buton Sulawesi: Tempat yang Tidak Bisa Dijajah Eropa
"Perlu (direview) sedikit agar dapat disesuaikan dengan konsep Transit-Oriented Development (TOD), Light Rail Transit (LRT), dan juga rencana Trem Pakuan Kota Bogor,” tutupnya.
Terminal Baranangsiang adalah sebuah terminal bus yang terletak di kawasan Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat.
Terminal ini berdiri di atas lahan seluas 1,5 hektar dan memiliki 13 tempat berhenti bus serta beberapa fasilitas pendukung lainnya.
Terminal Baranangsiang awalnya didirikan pada tahun 1980-an untuk menggantikan Terminal Kebon Kembang yang sudah tidak mampu menampung volume penumpang yang semakin meningkat.
Saat ini, Terminal Baranangsiang menjadi salah satu terminal bus tersibuk di Kota Bogor. (*/thoriq)
Sumber: Instagram @Infobogor, Suarabogor.id