SUARA CIANJUR- Mudik menjadi sebuah tradisi yang tak terpisahkan bagi sebagian besar masyarakat Indonesia.
Namun, di balik kegembiraan bertemu keluarga dan sanak saudara di kampung halaman, terdapat masalah yang seringkali dialami oleh sebagian orang, yaitu mabuk perjalanan.
Mabuk perjalanan atau motion sickness adalah kondisi yang terjadi ketika seseorang merasakan ketidaknyamanan atau mual saat dalam perjalanan.
Kondisi ini umumnya disebabkan oleh gerakan yang berulang, misalnya seperti saat dalam perjalanan menggunakan kendaraan, seperti mobil, bus, atau kereta api.
Dilansir dari penelitian yang dilakukan oleh Dr. Jutti Levita di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, mabuk perjalanan sering terjadi pada perjalanan jarak jauh, dan dapat mempengaruhi kesehatan serta kegiatan sehari-hari.
Selain itu, mabuk perjalanan juga dapat memicu rasa cemas dan stres pada sebagian orang. Sebagai solusinya, beberapa ahli menyarankan beberapa cara untuk mengatasi mabuk perjalanan, antara lain:
- Menghindari makanan berat sebelum perjalanan, dan memilih makanan yang ringan dan mudah dicerna.
- Menghindari bau yang menyengat, seperti parfum atau asap rokok.
- Membuka jendela kendaraan dan menghirup udara segar.
- Fokus pada pemandangan di luar kendaraan, atau membaca buku dan mendengarkan musik.
Selain itu, ada juga beberapa obat yang dapat digunakan untuk mengatasi mabuk perjalanan, seperti antihistamin atau obat yang mengandung dimenhidrinat.
Dengan demikian, kita tidak perlu merasa minder atau malu jika mengalami mabuk perjalanan, namun kita harus tetap mengambil tindakan untuk mengatasi kondisi tersebut agar tidak mempengaruhi kesehatan dan aktivitas sehari-hari.
Baca Juga: 4 Alasan Karyawan Menjadi Quiet Quitting, Kamu Termasuk?
Jadi, bagi Anda yang akan melakukan perjalanan mudik, selalu perhatikan gejala mabuk perjalanan dan segera ambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya. Selamat berlibur! (*)
(*/Haekal)