SUARA CIANJUR - Pada awal Juli mendatang, Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan bahwa pengerahan fasilitas nuklir ke Belarusia akan segera dilaksanakan.
Menurut pernyataannya yang dilaporkan oleh Reuters pada Jumat lalu, persiapan fasilitas yang diperlukan akan selesai pada tanggal 7-8 Juli. Hal ini menunjukkan niat Rusia untuk memperkuat kehadirannya di wilayah tersebut.
"Persiapan fasilitas yang relevan berakhir pada 7-8 Juli. Kami akan segera memulai kegiatan yang berkaitan dengan pengerahan senjata ini," ungkap Putin.
Belarusia juga turut memberikan tawaran menarik dengan mengajukan senjata nuklir kepada negara-negara yang mendukung Rusia dalam konflik melawan Ukraina dan pengaruh Barat.
Mereka bahkan mengundang negara-negara pecahan Uni Soviet untuk bergabung dalam 'Negara Serikat' Rusia-Belarusia, dengan tujuan meningkatkan kemampuan militer mereka melalui kepemilikan senjata nuklir.
Tindakan ini tentu memunculkan keprihatinan dari banyak pihak, baik di dalam maupun di luar wilayah tersebut.
Penggunaan senjata nuklir dapat memicu eskalasi konflik yang berpotensi mengancam perdamaian dan stabilitas di Eropa.
Oleh karena itu, langkah pengerahan fasilitas nuklir ke Belarusia oleh Rusia memperumit situasi yang sudah tegang di kawasan tersebut. (*)
Baca Juga: Sandy Walsh Ungkap Kesedihannya Batal Debut di FIFA Matchday, Sangat Memilukan!