Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.615.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 5.999,038
LQ45 587,746
Srikehati 290,482
JII 351,378
USD/IDR 17.937

Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27 WIB
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
Ilustrasi. Ikatan Arsitektur Lanskap Indonesia (IALI) mendorong pengembangan pembangunan berbasis infrastruktur hijau. Foto ist.
baca 10 detik
  • Ikatan Arsitektur Lanskap Indonesia (IALI) mendorong  pengembangan pembangunan berbasis infrastruktur hijau.
  • IALI menilai pengembangan kawasan masa kini tidak bisa lepas dari manajemen lanskap yang serius.
  • Dalam rangkaian acara tersebut, para peserta melakukan tinjauan lapangan guna melihat langsung pengembangan infrastruktur hijau di kawasan PIK 2.

Suara.com - Ikatan Arsitektur Lanskap Indonesia (IALI) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) keempat di Indonesia Design District (IDD), PIK 2, pada akhir bulan lalu. Pertemuan ini menekankan pentingnya peran infrastruktur hijau dalam mendongkrak daya saing serta menarik investasi ke daerah.

Musyawarah yang mempertemukan praktisi, akademisi, hingga pemangku kebijakan ini mengusung tema infrastruktur hijau strategis. Fokus utamanya adalah bagaimana membangun kawasan yang tidak hanya estetik, tetapi juga tangguh, lestari, dan terkoneksi secara fungsional.

Ketua Umum Pengurus Nasional (PN) IALI, Rahman Andra Wijaya, mengungkapkan bahwa pengembangan kawasan masa kini tidak bisa lepas dari manajemen lanskap yang serius. Ia menunjuk kawasan PIK 2 sebagai salah satu contoh nyata integrasi tersebut.

"PIK 2 ini salah satu percontohan yang concern terhadap landscape, mulai dari tahap perencanaan hingga manajemen operasionalnya," ujar Rahman dikutip Selasa (4/2/2026).

Dalam rangkaian acara tersebut, para peserta melakukan tinjauan lapangan guna melihat langsung pengembangan infrastruktur hijau di kawasan PIK 2. Kawasan ini diketahui dikelola secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara PIK Tourism Board dan divisi Landscape Management Agung Sedayu Group.

Senada dengan Rahman, anggota IALI Provinsi Banten, Ahmad Suryadi Hamzah, menilai pendekatan yang dilakukan di kawasan ini memiliki karakteristik yang kuat dan orisinal.

"Kebanyakan orang melihat konsep (kawasan) itu copy-paste, tapi PIK 2 punya konsep tersendiri dalam perencanaan kawasannya," tutur Ahmad.

Penerapan infrastruktur hijau yang terencana dinilai menjadi kunci bagi pengembang dan pemerintah daerah untuk menciptakan nilai tambah ekonomi. Selain meningkatkan kualitas hidup penghuni, kawasan yang mengedepankan aspek keberlanjutan cenderung memiliki nilai properti yang lebih stabil dan daya tarik investasi yang lebih tinggi bagi pelaku usaha global.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara

Wakasatgas PRR Pascabencana Dorong Akselerasi Pembangunan Huntara Tiga Kabupaten di Sumatera Utara

News | Jum'at, 30 Januari 2026 | 20:06 WIB

Satgas PRR Turun Gunung, Percepat Pemulihan Infrastruktur di Aceh Timur & Utara

Satgas PRR Turun Gunung, Percepat Pemulihan Infrastruktur di Aceh Timur & Utara

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2026 | 08:22 WIB

DPR Minta Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Jangan Sampai Sia-sia Akibat Lingkungan Tak Terurus

DPR Minta Perbaikan Infrastruktur Pascabencana Jangan Sampai Sia-sia Akibat Lingkungan Tak Terurus

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 18:24 WIB

Terkini

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:19 WIB

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:14 WIB

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:00 WIB

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:40 WIB

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:39 WIB

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:17 WIB

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:11 WIB

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 18:05 WIB

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:54 WIB

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:53 WIB