SUARA CIANJUR - Kejadian telah menggemparkan masyarakat setempat dan menimbulkan rasa marah serta kekecewaan yang mendalam.
Ponpes yang seharusnya menjadi tempat yang aman dan suci untuk pengajaran agama, justru tercoreng oleh tindakan yang keji.
Pada hari Senin, Pimpinan pondok pesantren (ponpes) di Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), Zulfikar Syam (37), mengirim pesan yang mengejutkan kepada para pembencinya setelah dirinya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pencabulan terhadap seorang santri.
Zulfikar dengan tegas menyampaikan bahwa jangan sampai dia masuk surga sendiri, sementara para pembencinya tidak mendapat kesempatan yang sama.
Awalnya, Zulfikar dengan jujur mengakui bahwa dirinya telah melakukan tindakan pencabulan terhadap santri tersebut.
Oleh karena itu, dia memohon maaf atas tindakan yang telah dilakukannya.
Namun, Zulfikar juga meminta agar para pembencinya tidak melampiaskan amarah dan kebencian terhadap dirinya.
Ia memberikan peringatan bahwa jika terlalu banyak dihujat, ia mungkin akan memasuki surga sendirian tanpa ada yang menemaninya.
Sebelumnya, berita menyebar bahwa Zulfikar telah ditangkap oleh pihak kepolisian setelah dilaporkan melakukan pencabulan terhadap seorang santri pria berusia 16 tahun di Pondok Pesantren Surga Religi di Kecamatan Tapango pada Sabtu (24/6) malam. (*)
Baca Juga: Luis Milla Mundur, Yaya Sunarya Akan Memimpin Pelatih Persib Sementara