SUARA CIANJUR - Sebuah kontroversi mengemuka di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, setelah seorang dokter berpengalaman di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Mataram secara mengejutkan dimutasi menjadi seorang staf perpustakaan.
Dokter yang telah lama bertugas dan menduduki posisi Kepala SIM RS dan Rekam Medik, Komang, merasa terhina dengan kebijakan yang diambil tanpa dasar pertimbangan yang jelas.
Surat pemberhentian tertanggal 3 Juli 2023 mengguncangkan kariernya, namun surat mutasi yang mengejutkan baru diserahkan oleh Kepala Sub Bagian Kepegawaian RSUD pada tanggal 8 Juli 2023.
Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Komang memiliki prestasi yang gemilang dalam karier medisnya.
Dirinya telah berhasil mencapai pangkat IV/b dengan golongan Pembina Tingkat I.
Pengalamannya yang luas dan dedikasinya dalam memberikan pelayanan medis yang berkualitas menjadikannya salah satu dokter terkemuka di RSUD Kota Mataram.
Namun, keputusan tiba-tiba untuk memindahkannya menjadi staf perpustakaan mengundang tanya dan keprihatinan.
Kasus mutasi ini menimbulkan perdebatan luas di kalangan masyarakat dan pegawai RSUD Kota Mataram. (*)
Baca Juga: Saddil Ramdani Tegaskan Kesetiaannya: Saya Tetap Orang Indonesia!