SUARA CIANJUR - Pelepah pinang adalah bagian dari tanaman pinang yang berupa daun-daun besar yang mengelilingi batang tanaman.
Seringkali, pelepah pinang dibiarkan begitu saja dan menjadi limbah tanpa ada tindak lanjut. Namun baru-baru ini, ada perusahaan inovasi karya anak bangsa yang perlu dibanggakan, pasalnya perusahaan tersebut dapat memproses limbah pelepah pinang menjadi sesuatu yang fungsional.
Greenie, perusahaan yang berada di Tangerang Selatan ini berdiri sejak tahun 2020 ini berfokus mengolah pelepah pinang menjadi furnitur dekorasi interior.
Menurut pemilik perusahaan tersebut, limbah pelepah pinang dipilih sebagai bahan utama untuk mengurangi penebangan pohon.
Greenie mengambil pelepah pinang dari petani di Jambi untuk mengaktifkan ekonomi sirkular.
Dengan begitu, pelepah pinang tidak lagi dibakar oleh petani, lebih dari itu para petani akan mendapatkan pendapatan petani setelah mereka menyetorkan pelepah pinang pada perusahaan ini.
Setelah melalui proses pencacahan dan dihaluskan menjadi serbuk, maka selanjutnya pelepah pisang dapat dibentuk dan dipress dengan suhu tinggi hingga akhirnya menjadi papan.
Berkat dari inovasi ini, banyak keuntungan bagi lingkungan yang diciptakan.
Maka, Greenie bukanlah hanya perusahaan biasa, namun dedikasinya terhadap lingkungan perlu diapresiasi tinggi oleh masyarakat Indonesia. (*)
Baca Juga: Pinkan Mambo Kuliti Aib MA Putrinya yang Pernah Diperkosa Ayah Tiri: Nakal Enggak Bisa Diatur
(*/Haekal)