SUARA CIANJUR – Siapa sangka istilah makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang ternyata memiliki arti yang dalam secara ilmiah lho!
Meskipun rasa lapar seringkali terasa sangat mengganggu karena dapat membuat sebagian orang kehilangan fokus, tetapi menurut penelitian ilmiah rasa lapar juga memiliki peran yang baik bagi tubuh.
Professor Yoshinori Oshumi melakukan riset tentang orang lapar atau orang yang melaparkan diri, ternyata manfaatnya sangat luar biasa.
Disebut dengan konsep autofagi, ketika seorang merasa lapar maka sel-sel tubuhnya juga akan ikut lapar.
Ketika sel dalam tubuh kita lapar, maka akan memunculkan protein bernama autophagisom, hal ini lah yang akan memakan sel-sel tubuh yang sudah tidak memiliki fungsi, rusak, ataupun mati agar tidak menjadi sampah dalam tubuh.
Ketika sel mati tersebut hilang maka tidak akan menjadi hal yang membahayakan bagi tubuh.
Namun, melaparkan diri ini hanya boleh dilakukan 8-16 jam dan idealnya hanya dilakukan dalam waktu 2-3 kali seminggu.
Umat muslim mungkin lebih familiar dengan istilah puasa, konsep autofagi ini dapat diimplementasikan dalam puasa sunnah di hari senin dan kamis. (*)
(*/Haekal)
Baca Juga: Terus Bertambah, Desa Energi Berdikari Pertamina Ada di 52 Titik Lokasi Seluruh Indonesia