SUARA CIANJUR - Ulama kondang, Buya Yahya, memberikan peringatan kepada para suami untuk tidak gegabah dalam melakukan hubungan intim dengan istri yang sedang menstruasi. Menurut Buya Yahya, perbuatan tersebut diharamkan dan termasuk dalam kategori perbuatan fasik yang berdosa besar.
Peringatan ini didasarkan pada larangan Allah SWT dalam Alquran surat Al-Baqarah ayat 222, yang menyatakan bahwa perempuan dilarang disetubuhi sampai darah haid berhenti dan kembali menjadi suci.
Namun, Buya Yahya menegaskan bahwa alasan ini tidak boleh menjadi justifikasi bagi suami untuk memasukkan penisnya ke lubang anus istri. Menurutnya, tindakan semacam itu dianggap sebagai kedunguan atau kebodohan.
"Perintah alquran, istri jangan digauli dalam keadaan haid. Adapun menggauli perempuan melalui jalur belakang itu dosa jelas ini kehinaan. Jangan sampai gegara haid, jadi jalur belakang, ini juga adalah kedunguan," jelas Buya Yahya, dikutip Suara Cianjur dari laman youtubenya, Jumat (11/8/2023).
Buya Yahya menegaskan bahwa memasukkan penis melalui jalur belakang secara hukum dianggap haram dan diakui sebagai perbuatan fasik. Tindakan ini bahkan dapat menyebabkan seseorang ditolak kesaksiannya di hari kiamat akibat melanggar dosa besar.
Namun, Buya Yahya juga memberikan solusi alternatif bagi suami istri yang ingin meredakan hasrat seksual tanpa melanggar larangan tersebut. Ia menyarankan suami istri untuk memanfaatkan tangan istri sebagai alternatif untuk meredakan hasrat seksual, tanpa harus mengeluarkan sperma dan air mani menggunakan tangan sendiri.
Meskipun demikian, Buya Yahya mengingatkan bahwa memasukkan penis dari belakang juga dilarang, tidak hanya saat menstruasi, tetapi juga saat istri dalam keadaan suci dan tidak sedang haid.
"Kalau suami keluarkan dengan tangannya sendiri itu adalah dosa, kalau dengan tangan istri itu tidak, selesaikan atau tuntaskan dia (hasrat seksual lelaki) yang penting jangan masuk wilayah (haid) itu," kata Buya Yahya.
Lebih lanjut, Buya Yahya juga memberikan saran kepada perempuan untuk menggunakan kecerdasannya dalam membantu suami menyalurkan hasrat seksualnya dengan cara yang sah dan diperbolehkan oleh agama.
Baca Juga: Punya Kucing Penakut? Ini 8 Cara Membuatnya Lebih Berani
"Tapi jika suami bisa bersenang dengan istri bebas, pokoknya waktu haid itu jangan masuk, itu aja. Takutlah kepada Allah, jangan hanya turuti hawa nafsu," ungkap Buya Yahya. (*)