Deli.Suara.com - Hacker Bjorka yang dikabarkan telah ditangkap oleh pihak berwajib, malah muncul di saluran telegram dan kembali bersuara mengecam Pemerintah Indonesia.
Diketahui, santer diberitakan seorang pemuda berinisial MAH (21) diamankan terkait dengan hacker.
Menurut informasi yang diperoleh MAH mempunyai pekerjaan sebagai penjual es keliling. MAH biasanya berdagang es di area Desa Pintu, Kecamatan Dagangan. Dia berjualan es membantu ayahnya.
Di tengah ramainya kabar penangkapan itu, Bjorka justru masih bisa mengunggah pernyataan melalui saluran Telegram. Bjorka pun langsung koar-koar mengecam pemerintah.
Dalam unggahannya, Bjorka mengecam penangkapan MAH. Dia menegaskan, polisi salah menangkap orang.
"Anak ini ditangkap dan diinterogasi oleh pemerintah Indonesia," tulis Bjorka seperti dikutip dari SuaraSumbar.id, Kamis (15/9/2022).
Selanjutnya, Bjorka turut mengecam seorang warganet yang menjadi sumber pertama tuduhan terhadap MAH.
"Untuk drak tracer guy, ini adalah dosamu menyediakan pelayanan palsu kepada pemerintah Indonesia dan memberikan informasi salah kepada sekelompok idiot," kecam Bjorka.
Tak hanya mengecam, Bjorka juga turut membocorkan data diri serta foto asli warganet yang menuduh MAH sebagai dirinya.
Baca Juga: Eko Kuntadhi Mundur dari Ketum Ganjarist, Alasannya: Supaya Tidak Digiring ke Ganjar Pranowo
"Untuk dark tracer guy, semoga beruntung," tulis Bjorka yang mengunggah sejumlah foto dan profile WhatsApp warganet tersebut.
Sementara Kabagpenum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Pol Nurul Azizah memberikan penjelasan terkait penangkapan pemuda diduga hacker Bjorka. Ia mengatakan belum dapat menerima informasi adanya penangkapan tersebut.
"Belum terinformasi," tukasnya.