Usai laga FIFA Match Day Indonesia melawan Argentina di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Senayan pada Senin (19/6/2023), nama Pratama Arhan menjadi perbincangan media di Negeri Tango tersebut.
Ulasan tersebut salah satunya ditulis La Nacion. Dalam artikel yang diturunkan bertajuk 'Pratama Arhan, el jugador de Indonesia que ejecuta saques laterales de larga distancia y complicó a Argentina', pemain Tokyo Verdy itu disebut sebagai pemain yang berhasil membuat perubahan besar serangan Indonesia saat babak kedua, usai menggantikan Shayne Pattynama.
"Bek kiri berusia 21 tahun itu masuk di leg kedua menggantikan Shayne Pattynama dan setiap kali dia melakukan lemparan ke dalam dari sektornya, dia menggunakan seluruh kekuatannya untuk mengirimkan bola dalam bentuk umpan silang," tulis artikel tersebut.
Tak hanya itu, Arhan juga disebut mampu membuat peluang bagi pemain Indonesia untuk mencetak skor dalam laga persahabatan tersebut.
"Peluang pertama Indonesia datang setelah tujuh menit dan bola jatuh ke area penalti. Bola tersebut dimenangkan Elkan Baggott, pesepakbola setinggi 1,94 meter, yang berhasil menyundul dan membuat Dibu Martínez menepisnya dengan mengirim bola ke untuk menghasilkan tendangan sudut," ujarnya.
Tak hanya itu, artikel juga menyoroti keunikan mantan pemain PSIS Semarang tersebut yang kerap mengelap bola sebelum melakukan lemparan jauh dari posisi lemparan ke dalam.
"Keunikan lain pesepakbola itu, setiap kali harus melepas lemparan dari sayap, ia mengambil handuk untuk mengeringkan bola," tulis artikel tersebut.
Bahkan menurut tulisan tersebut, lemparan Arhan kerap menyulitkan penjaga gawang untuk mengantisipasinya.
"Pada menit ke 12 di babak kedua, Arhan mencoba lagi dan pada kesempatan itu, penjaga gawang Timnas Argentina mengantisipasi dengan tinjunya ke arah samping."
Baca Juga: Lemparan Maut Pratama Arhan Jadi Perbincangan di Argentina, Disebut Mirip Hulk
Sebelumnya diberitakan, dua gol kemenangan Argentina berhasil dicetak Paredes dan Romero untuk mempertahankan ranking pertama peringkat FIFA.