4. LinkedIn
LinkedIn dikenal sebagai situs jejaring profesional, tetapi platform tersebut telah menambahkan fitur media sosial baru dalam beberapa tahun terakhir, termasuk streaming dan umpan berita.
Pengguna dapat memposting video, tautan, pembaruan, dan gambar di LinkedIn seperti di Twitter. Platform ini juga menawarkan Pembelajaran LinkedIn bagi pengguna untuk mengembangkan keterampilan kerja baru, dan pengguna dapat mencari dan melamar lowongan kerja.
Microsoft mengakuisisi LinkedIn pada tahun 2016. LinkedIn memiliki masalah dengan akun palsu di masa lalu, tetapi perusahaan berupaya menghapusnya melalui AI dan pemantauan pembelajaran mesin.
Karyawan LinkedIn juga meninjau profil secara manual untuk menghapus akun palsu, menurut laporan perusahaan.
5. CounterSocial
CounterSocial menyatakan tidak ada iklan, troll, berita palsu, atau penyalahgunaan di platform mereka. Platform media sosial ini tidak tersedia di mana-mana. Negara-negara yang diblokir antara lain China, Iran, dan Rusia.
CounterSocial menawarkan berita, streaming langsung, dan kemampuan untuk membuat komunitas. Pengguna menentukan konten di CounterSocial. Mereka juga dapat membuat kolom pada antarmuka penggunanya untuk mengurutkan postingan berdasarkan topik, tagar, dan pengguna.
Pengguna dapat membagikan, menyukai, dan mengomentari postingan. Fitur obrolan video juga disertakan.
Baca Juga: Perbedaan dan Persamaan Truth Social vs Twitter, Bagus Mana?
6. Truth Social
Media sosial baru yang dibuat oleh Donald Trump ini mendadak ramai mendapatkan pengguna belakangan. Banyak pindahan pengguna dari Twitter. Karena itu Truth Social disebut-sebut sebagai media sosial alternatif Twitter paling mendekati.
Itulah media sosial alternatif Twitter yang bisa kamu jadikan referensi jika ingin berpindah. Selamat mencoba.
Kontributor : Pasha Aiga Wilkins