Pemain sepak bola muda Indonesia, Hugo Samir, yang pernah merumput untuk Persis Solo, mendapati dirinya menjadi korban komentar rasis saat membela Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2023.
Sang ayah, Jacksen F. Tiago, memberikan respons yang bijak terhadap insiden ini.
Sebagai catatan, Timnas Indonesia U-24 harus menutup perjuangannya di Asian Games 2022 setelah mengalami kekalahan dari Uzbekistan di babak 16 besar dengan skor 0-2. Di tengah kekalahan itu, Hugo Samir mengalami momen yang tidak mengenakkan.
Pada menit ke-112 pertandingan, Hugo Samir harus mengakhiri permainannya setelah mendapatkan kartu merah, yang berarti dia harus meninggalkan lapangan. Insiden ini kemudian memicu berbagai komentar rasis dari netizen yang mengecamnya.
Jacksen F. Tiago, sang ayah, memberikan tanggapan yang bijak atas perlakuan rasis yang dialami oleh anaknya. Melalui akun Instagram story-nya, ia merespons para netizen yang melakukan tindakan rasisme terhadap Hugo Samir.
“Mereka menyebut kami mo****t. Namun saya yakin mereka semua menginginkan hidup kami yang indah dan penuh kesuksesan. Manusia tidak pernah lempar batu ke pohon yang tidak berbuah,“ kata Jacksen F Tiago dalam unggahan Instagram Story-nya.
Pernyataan ini mengindikasikan bahwa Hugo Samir mungkin menjadi sasaran komentar rasis karena prestasinya yang mencolok.
Jacksen F. Tiago bahkan mencoba untuk mencolek dua terduga pelaku rasis dengan panggilan "orang-orang rasis kecil."
Meskipun insiden rasisme ini sangat disayangkan, Timnas Indonesia U-24 akhirnya dibubarkan.
Para pemain kini telah kembali ke klub masing-masing untuk mempersiapkan diri menghadapi kompetisi selanjutnya dalam BRI Liga 1 2023/2024.