Pelatih Sabah FC Malaysia, Datuk Ong Kim Swee, memberikan pujian tinggi kepada Saddil Ramdani, pemain Timnas Indonesia yang tampil mengesankan bersama klubnya.
Ong Kim Swee menyebut Saddil sebagai salah satu pemain dengan talenta terbaik di Asia Tenggara saat ini.
Saddil Ramdani membantu Sabah FC mengalahkan PSM Makassar dengan skor 5-0 dalam lanjutan fase grup Piala AFC 2023-2024.
Dalam pertandingan itu, Saddil mencatatkan tiga assist yang membantu menciptakan tiga gol untuk timnya.
Meskipun memberikan pujian, Ong Kim Swee juga mengingatkan bahwa Saddil masih muda dan harus menjaga konsistensi serta terus bekerja keras untuk menjadi pemain yang lebih baik.
"Saddil merupakan pemain dengan level amat tinggi dan saya percaya dia salah seorang pemain terbaik di Asia Tenggara," kata Ong Kim Swee dikutip dari Makan Bola, Jumat (6/10/2023).
"Namun beliau masih terlalu awal dan terlalu muda. Saya harap Saddil akan teruskan prestasi positif dalam laga yang akan datang," tambahnya.
Pujian tinggi pelatih Sabah FC secara tak langsung menjadi pesan untuk pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Pasalnya, kemampuan impresif Saddil Ramdani bersama Sabah FC nyatanya tak mampu direplikasi ketika sang pemain tampil bersama Timnas Indonesia.
Baca Juga: Respons Ivar Jenner Tak Masuk Skuad Timnas Indonesia untuk Kualifikasi Piala Dunia 2026
Saddil Ramdani telah berkontribusi dalam 19 gol untuk Sabah FC musim ini, termasuk 6 gol dan 9 assist di Liga Super Malaysia 2023, 1 assist di Piala Malaysia 2023, serta 3 assist dalam dua laga Piala AFC 2023-2024.
Namun, ketika tampil bersama Timnas Indonesia, performa Saddil cenderung kurang impresif dan sering mendapat kritikan, terutama dari warganet.
Pada Juni 2023, Saddil bahkan mengeluarkan kritik terhadap situasi di Timnas Indonesia, menyatakan bahwa dia butuh lebih banyak jam bermain dan kebebasan untuk tampil lebih baik.
Meski tidak menyinggung Shin Tae-yong, Saddil mengklaim tidak mendapat kebebasan dalam bermain sehingga dinilai berpengaruh kepada performanya di atas lapangan.
"Kenapa sih kalian membandingkan saya di Timnas sama di klub beda? Ya, beda lah!" tulis Saddil dalam sebuah unggahan di Instagram Stories pada Juni lalu.
"Saya sebagai pemain butuh namanya jam terbang dan kebebasan untuk bermain. Apakah di Timnas kami diberikan itu? Tidak sama sekali!"