Pada pekan ke-16 Liga 1, suasana tegang memenuhi Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, saat Persija Jakarta menghadapi Rans Nusantara FC pada hari Minggu (22/10). Salah satu momen yang menjadi sorotan adalah sikap pemain Persija, Witan Sulaeman, ketika golnya tidak disahkan oleh wasit.
Witan Sulaeman, yang sebelumnya telah menjadi penyelamat Persija dari kekalahan di kandang sendiri, berhasil membobol gawang Rans pada masa injury time babak kedua. Tendangan kerasnya dari dalam kotak penalti tanpa ragu masuk ke gawang lawan sebelum memantul keluar lagi. Namun, gol ini tidak disahkan oleh wasit Naufal Adya Fairuski dan hakim garis.
Keputusan wasit tersebut memengaruhi hasil akhir pertandingan. Persija Jakarta harus menerima kekalahan dengan skor 1-2, gagal menyamakan kedudukan menjadi imbang 2-2.
Meskipun hasil ini cukup mengecewakan bagi tim Macan Kemayoran, Witan Sulaeman menunjukkan sikap yang patut diapresiasi.
"Teman-teman sudah lihat rekaman ulang pertandingan tersebut dan saya pikir biar teman-teman yang menilai kinerja wasit kita," kata Witan.
Kehadiran Witan Sulaeman dalam pertandingan ini memberikan harapan bagi Persija, dan gol yang tidak disahkan merupakan momen yang akan dikenang dalam perjalanan tim.
Meskipun ketidakadilan terjadi, sikap tenang dan sportivitas yang ditunjukkan oleh Witan adalah contoh yang baik bagi pemain muda di seluruh Indonesia.
Kekalahan dari Rans membuat Persija Jakarta kini menduduki posisi ke-11 dalam klasemen Liga 1, mengumpulkan 20 poin dari 16 pertandingan. Sementara itu, Rans Nusantara FC berhasil menggusur Persib Bandung dari posisi tiga besar klasemen.
Di bawah arahan pelatih Eduardo Almeida, tim ini telah mengoleksi 29 poin dan hanya terpaut tiga poin dari pemuncak klasemen, yang saat ini ditempati oleh Borneo FC.
Baca Juga: Terungkap! Alasan Sikap FX Rudy Tak Lagi 'Vokal' Meski Gibran Jadi Cawapres Prabowo Subianto