Sosok Dedi Mulyadi, Alumni HMI, Mantan Bupati, DPR RI, Youtuber Gaya Coboy, Digugat Cerai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 21 September 2022 | 22:24 WIB
Sosok Dedi Mulyadi, Alumni HMI, Mantan Bupati, DPR RI, Youtuber Gaya Coboy, Digugat Cerai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika
Dedi Mulyadi dan Anne Ratna Mustika (ANTARA FOTO/Agung Fatma Putra/agr/ama/18)

Suara Denpasar – Nama Dedi Mulyadi mendadak viral. Kali ini bukan karena gaya coboy yang dilakukannya di masyarakat. Melainkan dia digugat istrinya yang merupakan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika.

Dedi Mulyadi atau biasa dipanggil Kang Dedi Mulyadi merupakan seoran politikus tulen. Dia pernah menjabat sebagai mantan Bupati Purwakarta dua periode. Yakni periode 2008-2013 dan periode 2013-2018.

Kini, namanya kembali menjadi buah bibir karena digugat cerai oleh istri yang telah melahirkan tiga anaknya.

Berikut sosok, profil dan biodata Dedi Mulyadi, yang kerap membela hak-hak masyarakat adat atau termarjinalkan ini.

Lahir di Subang, Berkiprah di Purwakarta

Dikutip dari dpr.go.id, Dedi Mulyadi lahir di Kabupaten Subang, 11 April 1971. Dia anak bungsu dari sembilan bersaudara dari pasangan Sahli Ahmad Suryana dan Karsiti.

Masa kecil hingga remaja Kang Dedi Mulyani Subang dihabiskan Kabupaten Subang. Dia mengenyam sekolah dasar di SDN Sukabati, Subang, pada 1978 – 1984, dan SMPN 1 Kalijati, Subang, 1984 – 1987. Kemudian melanjutkan sekolah menengah di SMAN Purwodadi, Subang, pada 1987 sampai 1990.

Tamat dari SMA, dia kemudian melanjutkan kuliah di Jurusan Hukum di Sekolah Tinggi Hukum (STH) Purnawarman, Kabupaten Purwakarta dari 1995 – 1999. Masa kuliah menjadi awal dia berkiprah di Purwakarta.

Aktivis HMI dan Buruh
Saat masa-masa kuliah ini lah dia mulai menjadi aktivis mahasiswa. Ia ikut organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Bahkan, pernah didaulat sebabagi Ketua Umum HMI Cabang Purwakarta. Menjadi aktivis mahasiswa mengasahnya menjadi organisatoris, pengetahuan dan kepekaan dalam masalah sosial kemasyarakatan.

Bukan itu saja, sebagai mahasiswa, dia juga terasah sebagai aktivis buruh. Salah satunya dia pernah menjadi sebagai Wakil Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia pada 1997 dan Sekretaris Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Textil, Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PP FSPTSK-SPSI).

Anggota DPRD sampai Bupati Purwakarta

Ketika lulus kuliah pada 1999, dia menjajal dalam arena politik praktis pada Pemilu 1999. Dia terpilih sebagai anggota DPRD Purwakarta dari Partai Golkar.

Saat menjadi anggota DPRD Purwakarta, Dedi dikenal kritis atau vokal terhadap kebijakan bupati. Apalagi, dia mendapat posisi sebagai Ketua Komisi E. Kala itu, usianya masih sangat muda. 27 tahun.

Bahkan, sang istri yang kini mengugat cerai bercerita bagaimana mereka awalnya dilarang pamannya berpacaran dengan Dedi Mulyadi. Alasannya, Dedi dikenal vokal dan kerap mengkritik bupati. Bupati Purwakarta waktu itu adalah paman dari Anne Ratna Mustika.  

Dia juga mendapat kepercayaan sebagai Sekretaris Partai Golkar bahkan mendapat kesempatan menjadi Ketua DPD Partai Golkar pada 2004.

Karier Kang Dedi Mulyadi makin moncer ketika pada usia 32 tahun dia menjadi Wakil Bupati Purwakarta mendampingi Lily Hambali Hasan pada periode 2003-2008. Dia pun tercatat sebagai politisi termuda yang menjadi Wakil Bupati.

Hanya satu periode jadi wakil bupati, Kang Dedi langsung mencalonkan diri sebagai calon bupati dalam Pilkada Purwakarta 2008. Nasib baik benar-benar memihaknya. Meski asli Subang, dia berhasil menjadi Bupati Purwakarta periode 2008-2013. Pada Pilkada 2013, sebagai petahana, dia berhasil memenangkan kembali.

Membela Kearifan Lokal

Selama menjadi Bupati Purwakarta, nama Kang Dedi cukup populer. Salah satunya kerap membangun patung pewayangan. Bahkan, pada 2016, patung Arjuna dirusak dan dibakar.

Pria yang juga pengurus NU Purwakarta itu kerap berseberangan dengan para pengkritik, terutama kelompok Islam garis keras, macam Front Pembela Islam (FPI) yang menganggap patung sebagai hal yang haram atau tidak sesuai dengan Islam.

Sebagai bupati Purwakarta dia kerap membela kearifan lokal. Terutama Sunda Wiwitan maupun kepercayaan-kepercayaan lokal di Indonesia.

Dia sempat mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat pada Pilgub Jabar 2018 berpasangan dengan Deddy Mizwar pada Pilgub 2018. Namun dalam pencoblosan yang berlangsung 27 Juni 2018, dia kalah dari pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.

Meski demikian, kariernya dalam politik belum tamat. Sebab, dalam Pilkada serentak itu juga berlangsung Pilkada Purwakarta 2018 yang hari pencoblosannya berbarengan dengan Pilgub Jabar. Dia berhasil menjadikan sang istri Anne Ratna Mustika, menjadi penerusnya sebagai Bupati Purwakarta pada Pilbup Purwakarta 2018 berpasangan dengan H. Aming.

Jadi Anggota DPR RI

Setahun setelah tidak menjadi Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi pun mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI melalui Partai Golkar pada Pileg 2019 melalui Dapil Kabupaten Purwakarta, Bekasi dan Karawang.
Ternyata namanya masih harum. Itu terbukti dia meraih 206.621 suara. Bahkan ini suara paling tinggi dibandingkan caleg Golkar se-Indonesia.

Diukur dari seluruh suara caleg dari semua partai, dia masuk urutan ke-13 peraih suara tertinggi se-Indonesia. Sekadar diketahui, suara tertinggi diraih Puan Maharani dengan 404.034 suara. Di DPR RI, dia mendapat jabatan sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPR RI periode 2019-2024.

Ketika menjadi anggota DPR RI, Dedi Mulyadi juga dikenal dengan gaya coboy atau suka blusukan di tengah masyarakat.  Gaya coboy yang dimaksud adalah suka menolong orang lain atau melabrak pihak yang tidak benar. Aksi-aksinya sering diunggah lewat kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel.

Di antaranya bersih-bersih sampah di Pasar Rebo Purwakarta yang diprotes mahasiswa sebagai Wakil Ketua Komisi IV rasa Satpol PP. Kritik itu disampaikan mahasiswa bernama Yudha Dawami Abdas lewat Facebook yang menyebut itu bukan tugas Komisi VII.

Namun, Dedi Mulyadi menanggapi kritik tersebut lewat Youtubenya Selasa (16/11/2021). Belakangan, mahasiswa itu minta maaf, kemudan protes di Facebooknya dihapus.

Youtuber Gaya Coboy

Kang Dedi Mulyadi mungkin salah satu anggota DPR yang sangat mengerti memanfaatkan media sosial. Dia menggunakan Facebook dan Youtube melalui video-video keseharian yang menggugah simpati.

Dia kerap blusukan atau mengguakan gaya coboy di tengah masyarakat. Bahkan, dari hal-hal sepele sampai yang investigatif masalah perambahan hutan.

Contohnya, dia pernah membeli mangga dari penjual mangga mentah di pinggiran jalan yang sudah lama tidak pulang kampung. Dia tawar-menawar, dan menyarankan agar menjual mangga yang matang. Selain memborong mangga itu, dia memberi tambahan uang untuk pulang kampung dan sebagai modal untuk berusaha.

Pernah juga dia membongkar aksi tipu-tipu pengemis bermodus kaki buntung. Ternyata, kaki pengemis itu aslinya tidak buntung. Juga dia pernah   

Kanal Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel bahkan sudah banyak subscriber-nya. Bisa jadi dia satu-satunya anggota DPR RI dengan jumlah subscriber paling banyak.

Dilihat dari Social Blade pada 21 September 2022, jumlah subscribernya sudah mencapai 3,86 juta dengan jumlah upload mencapai 2.369 video.

Channel Youtube yang sudah dibuat sejak dia menjadi Bupati Purwakarta, yakni pada 16 November 2017, itu sudah ditonton sebanyak 993.147.315 view atau tayangan.  Hampir 1 miliar. Bahkan, channel youtube-nya rata-rata ditonton 1 juta view per hari. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger! Dedi Mulyadi Kini Digugat Cerai Bupati Purwakarta

Geger! Dedi Mulyadi Kini Digugat Cerai Bupati Purwakarta

| Rabu, 21 September 2022 | 20:00 WIB

Sosok Effendi Simbolon, Anggota DPR RI yang Singgung Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Dudung Abdurachman, Berujung ke MKD

Sosok Effendi Simbolon, Anggota DPR RI yang Singgung Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Dudung Abdurachman, Berujung ke MKD

| Rabu, 14 September 2022 | 08:26 WIB

Profil Biodata Andi Rian Ryacudu Djajadi Lengkap Sosok Jenderal Polri yang Disorot Penampilannya, Ternyata Pernah Bertugas di Bosnia

Profil Biodata Andi Rian Ryacudu Djajadi Lengkap Sosok Jenderal Polri yang Disorot Penampilannya, Ternyata Pernah Bertugas di Bosnia

| Jum'at, 09 September 2022 | 11:34 WIB

Terkini

Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite

Terpopuler: Tips Menyebrang Rel Kereta Api Pakai Mobil Hybrid, Daftar SPBU Tidak Jual Pertalite

Otomotif | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:55 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan

Drawing Piala Asia 2027: Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Bareng Jepang dan Juara Bertahan

Bola | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:33 WIB

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Sinyal Akhir Perang? Iran Beri 'Lampu Hijau' di Tengah Ketegangan Selat Hormuz

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:32 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak

6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak

Bogor | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:41 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class

4 Rekomendasi Sepatu Lokal Harga Rp 300 Ribuan dengan Kualitas World Class

Banten | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:07 WIB

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Tak Terima Ibunya Disebut 'Penyakitan', Pria di Pandeglang Cekik Kekasih hingga Tewas

Banten | Sabtu, 09 Mei 2026 | 22:58 WIB