Suara Denpasar - Proyek kereta cepat Jakarta - Bandung memang ditujukkan untuk memudahkan akses masyarakat.
Tapi, dalam pengerjaan proyek tersebut, beberapa rumah warga menjadi korban. Seperti terungkap dalam postingan laman Facebook @ Kang Dedi Mulyadi.
Dimana sebelas rumah ambruk dampak dari pembangunan terowongan kereta cepat di Kampung Tegal Nangklak Desa Bunder Kec. Jatiluhur Kab. Purwakarta, yang dilaksanakan oleh PT. Syno Hydro.
"Pembangunannya sudah hampir rampung, sedangkan warga tidak mendapat kejelasan kapan rumahnya akan diganti," demikian tulis Kang Dedi dalam postingannya, Kamis (12/10/2022).
Untuk pengerjaan sipil dalam proyek tersebut melobatkan tiga kontraktor. Yakni satu dari Indonesia, PT Wijaya Karya.
Dan dua lagi yakni China Railway Group Limited dan Sinohydro Corporation Limited berasal dari China.
Mereka menangis di kontrakan yang sempit, seperti kehilangan harapan. Saya minta pihak perusahaan segera, membangun kembali rumah warga yang sudah hancur," posting Kang Dedi.
Seperti diketahui PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) menyatakan untuk tunnel 2 Jatiluhur, Purwakarta, sudah rampung pada 17 Juni 2022 lalu. ***