Suara Denpasar – Seorang wanita bernama Ida Ayu Suryawati melaporkan seorang advokat bernama Ida Bagus Putu Astina atau Gus BIWI ke Polda Bali. Kasus ini sebetulnya sudah cukup lama, namun pelapor baru speak up ke publik setelah hampir dua tahun kasusnya mandek di Polda Bali.
Terkuaknya kasus ini berawal ketika Ida Ayu Suryawati yang sudah menemui jalan buntuk akhirnya berbicara di sebuah podcast Youtube Case Closed, 7 Oktober 2022 lalu.
Dalam podcast itu, Nyoman “Pongliek” Sudiantara sebagai host mememinta Dayu Suryawati menceritakan masalah yang dihadapi. Dia pun menceritakan bahwa dia sudah melaporkan IBA (Ida Bagus Putu Astina) ke Polda Bali pada 15 Januari 2021.
Dia melaporkan Ida Bagus Astina karena disebut membuat keterangan palsu atau surat palsu yang menyebut bahwa Ida Ayu Suryawati menikah dengan keris.
“Saya dibuatkan surat palsu. Isinya palsu. Tertulis dinyatakan saya menikah dengan keris,” kata Ida Ayu Suryawati.
Menurut dia, surat palsu itu sudah disebarkan di aplikasi perpesanan Whatsapp, namun tidak pernah diberikan secara fisik kepadanya.
“Dan si pelaku ini menunjukkan (surat palsu) di depan Polres Tabanan. Dan orang-orang yang sudah menerima,” jelasnya kepada Pongliek.
Ida Ayu Suryawati pun mengaku sejatinya dia tidak menikah dengan keris. Melainkan dia telah menikah secara adat di sebuah Griya di Payangan, Gianyar pada 1 Oktober 2019. Dari pernikahan secara adat ini, telah lahir seorang putri yang kini usianya diperkirakan sudah 3 tahun.
Yang mengejutkan, suaminya yang menikah secara adat atau agama dengannya adalah Ida Bagus Putu Astina. Pria yang dilaporkan dalam perkara ini.
Baca Juga: Tanpa Pasangan, Begini Cara Aura Kasih Lepaskan Hasratnya
Dayu Suryawati pun menjelaskan, atas hal itu dia sudah melaporkan ke Polda Bali. Sudah dimintai keterangan oleh penyidik Polda Bali sampai lima kali. Namun, sampai saat ini belum ada kejelasan perkembangan kasusnya.
“Dua bulan lalu saya datangi lagi ke penyidik. Pak Dewa. Katanya bulan depan gelar perkara. Dijanjikan terus seperti itu,” katanya.
Terkait laporan ini, Ida Bagus Putu Astina ketika coba dihubungi SuaraDenpasar belum memberi respons. Ketika coba dihubungi lewat WhatsApp, dia tidak mengangkat. Dikirim pesan lewat WhatsApp juga belum ada jawaban.
Sebagaimana diketahui, Ida Bagus Putu Astina adalah seorang advokat asal Baturiti, Tabanan, Bali. Dia juga kerap dipanggil dengan Gus BIWI. Sekadar diketahui, BIWI adalah singkatan dari Bali Indostar Wisata Internasional (BIWI), sebuah lembaga Lembaga pendidikan dan Latihan (Diklat) bagi calon pekerja kapal pesiar yang dimiliki Ida Bagus Putu Astina.
Gus BIWI juga pernah menjadi ketua KADIN Tabanan. Dalam beberapa kali Pilkada Tabanan, namanya kerap muncul sebagai bakal calon bupati. Namun tidak pernah menjadi calon bupati atau wakil bupati Tabanan. Dia pernah menjadi calon anggota DPD RI pada 2014, namun gagal karena suaranya di bawah calon yang lolos ke Senayan. (*)