Suara Denpasar - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo makin keras dan tegas terhadap polisi kotor. Dia pun menyatakan, di dalam kepemimpinannya, Polri seperti bongkahan emas yang sedang dimurnikan, untuk diambil emas murninya dan menyisakan kotorannya.
"Ibarat proses pemurnian emas, Polri saat ini sedang diayak dan disaring untuk menjadi emas murni berkadar 24 karat," tandas Kapolri Listyo Sigit dalam video yang diunggah di Instagram pribadinya @listyosigitprabowo, dikutip Suara Denpasar, Jumat (21/10/2022).
Tak berhenti di sana, Jenderal Listyo Sigit pun berharap agar anggota polisi sebagaimana emas 24 karat. Bukan kotoran yang menempel di emas murni ini.
"Harapan saya, tentunya kawan-kawan semua masuk dalam bagian yang bertahan dan bisa menjadi emas yang 24 karat itu," jelas lulusan Akpol 1991 ini.
Listyo Sigit melanjutkan, kepada seluruh jajarannya diminta menyesuaikan kondisi saat ini agar jajaran Polri bisa sejajar, serta bahu-membahu menghadapi situasi bangsa, terkhusus lagi dalam hal keamanan dan ketertiban masyarakat.
"Kita semua harus bisa menyesuaikan dengan kondisi yang ada, dan rekan-rekan bisa duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi," ucap jenderasla kelahiran Ambon pada 5 Mei 1969 ini, lantas melanjutkan, "mari kita semua bahu-membahu dalam menghadapi situasi bangsa khususnya dalam bidang kamtibmas."
Postingan Jenderal Listyo ini pun mendapat reaksi dari sejumlah netizen. Sudah 14 ribu lebih video ini mendapat like, dan seribuan memberi komentar.
“Semoga sampai akar-akarnya, polisi sampai lapisan bawah, Pak. Biar tidak ada pungli-pungli lagi yang sangat membebani rakyat kecil terutama,” tulis @tyawatililies
“Kasian Kapolrinya, dia orang baik tapi byk oknum2 yg buruk. Semoga Allah SWT slalu melindungi bapa Kapolri, amin,” lanjut @ngin14tip
“Ademm. Ayak terus, Pak. Semangat menjadi emas 24 karat,” kata @pandu_aditya_purwanto
“Mohon maaf, kotorannya jangan dicuci, Pak, langsung dibuang saja, takutnya mencemari yang sudah bersih,” papar @djauharitedjapermana
Postingan Jenderal Listyo Sigit juga mendapat reaksi dari Brigjen Krishna Murti yang baru ditunjuk menjadi Kadiv Hubinter Polri. Dengan jabatan tersebut, sebentar lagi, Krishna Murti akan menjadi jenderal bintang dua atau Irjen. Dalam komentar, Krishna Murti pun memberi komentar berupa emoticon lima hati warna merah.
“(lima emoticon hati,” begitu reaksi @krishnamurti_bd91.
Sebagaimana diketahui, di era Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri memang diguncang sejumlah masalah. Yang paling menyedot perhatian publik adalah kasus pembunuhan Brigadir Joshua yang diotaki Kadiv Propam Polri, Ferdy Sambo, kemudian Tragedi Kanjuruhan yang menewaskan 134 orang, hingga kasus narkoba yang menyeret Irjen Teddy Minahasa, Kapolda Sumatera Barat yang baru tunjuk jadi Kapolda Jatim. (*)