Klue Srikandi Hukum Albertina Ho? Mentahkan "Jualan" Pelecehan Seksual Ala Sambo Cs

Suara Denpasar | Suara.com

Rabu, 26 Oktober 2022 | 10:12 WIB
Klue Srikandi Hukum Albertina Ho? Mentahkan "Jualan" Pelecehan Seksual Ala Sambo Cs
Ilustrasi Mantan Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Ferdy Sambo (Suara.com/Eko Faizin)

Suara Denpasar - Srikandi Hukum Albertina Ho secara tersirat mengungkap satu petunjuk atau klue untuk mementahkan jualan pelecehan seksual yang dibawa-bawa Sambo Cs sampai dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dalam kasus pembunuhan Brigadir Joshua atau Brigadir J.

Sosok hakim wanita asal Maluku yang dikenal tegas saat memimpin persidangan dan namanya melambung ketika menangani kasus suap pegawai pajak Gayus Tambunan di PN Jakarta Selatan pada 2011 itu menjawab pertanyaan Rosi dalam Kompas TV menyatakan bahwa kasus pelecehan seksual dan pembunuhan berencana itu dua kasus berbeda. "Kalau ada pelecehan seksual mengapa tidak diproses?" katanya. 

Kasus pelecehan seksual sendiri sebelum kasus ini mencuat dan dilakukan penetapan tersangka oleh aparat kepolisian.

Putri Candrawathi sudah melaporkan kasus dugaan pelecehan seksual, kemudian berubah menjadi kekerasan seksual dengan tempat kejadian perkara yang berubah-ubah.

Perubahan tempat kejadian perkara tersebut diduga merupakan bagian dari skenario sang suami, Irjen Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Putri mengaku mengalami pelecehan di Duren Tiga, Jakarta Selatan, dan kemudian berubah di Magelang. Namun, laporan dugaan pelecehan dan kekerasan seksual tersebut dimentahkan oleh pihak kepolisian.

Kembali ke pandangan Albertina, sebagai seorang hakim dirinya tidak bisa melihat sesuatu kasus secara general.

Menanggapi pertanyaan Rosi terkait dengan adakah Putri Candrawathi bisa diposisikan sebagai korban pelecehan atau malah aktor utama pencetus kasus pembunuhan ini.

Dia dengan santun menjelaskan, semua pihak harus menunggu putusan dari majelis hakim di persidangan nanti. 

Sebab, yang menilai dan memeriksa semua keterangan maupun menggali fakta dalam persidangan adalah hakim.

"Saya tidak bisa, karena saya tidak ikut memeriksa," jawabnya bijak. Demikian, dia memabaca dan melihat di media massa ada dua kubu dalam kasus ini.

Di dalam pandangan yang berkembang ada yang mengatakan bahwa kasus ini adalah pembunuhan berencana, sisi lain kasus ini adalah dicetuskan oleh pelecehan seksual yang berujung pembunuhan.

Apapun itu, dia menyarankan ada baiknya dalam setiap persoalan disalurkan lewat proses hukum dan tidak main hakim sendiri.

Apalagi, ini dilakukan oleh sosok yang memiliki jabatan dan juga paham akan hukum. Di bagian lain kasus Ferdy Sambo juga menyeret puluhan polisi lain yang berakhir dengan pemecatan mereka. "340 pembunuhan berencana setuju?" tanya Rosi lagi. "Kalau terbukti di persidangan," jawab Albertina yang tak mempan digiring pertanyaan Rosi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Populer: Viral Lagi Cerita Regi Datau dan Ayu Dewi yang Hampir Cerai hingga Bongkar Isi WhatsApp Istri Sambo di Sidang

Populer: Viral Lagi Cerita Regi Datau dan Ayu Dewi yang Hampir Cerai hingga Bongkar Isi WhatsApp Istri Sambo di Sidang

| Rabu, 26 Oktober 2022 | 07:54 WIB

Uya Kuya Sebut Jaksa Pasti Tuntut Sambo Tinggi, Bisa Hukuman Mati

Uya Kuya Sebut Jaksa Pasti Tuntut Sambo Tinggi, Bisa Hukuman Mati

| Senin, 24 Oktober 2022 | 09:13 WIB

Jadwal Lengkap Sidang 11 Terdakwa Ferdy Sambo CS, Putusan Sela Putri Candrawathi hingga Chuck Putranto

Jadwal Lengkap Sidang 11 Terdakwa Ferdy Sambo CS, Putusan Sela Putri Candrawathi hingga Chuck Putranto

| Sabtu, 22 Oktober 2022 | 19:07 WIB

Terkini

4 Rekomendasi Double Sleeve Tee 100 Ribuan, Cocok untuk Hangout dan Konser!

4 Rekomendasi Double Sleeve Tee 100 Ribuan, Cocok untuk Hangout dan Konser!

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:01 WIB

Di Bawah Bendera Merah: Tentang Harga Diri dan Pahit Getir Kehidupan

Di Bawah Bendera Merah: Tentang Harga Diri dan Pahit Getir Kehidupan

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:00 WIB

Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi

Agen Erling Haaland Sebut Manchester City Klub Tersulit untuk Negosiasi

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:59 WIB

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Harga Pangan Nasional 7 Mei 2026: Bawang Merah Meroket, Cabai dan Minyak Goreng Ikut Naik

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:58 WIB

Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural

Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural

Bekaci | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:56 WIB

DJI Luncurkan Drone Murah untuk Pemula di Indonesia, Lito X1 dan Lito 1 Bisa Rekam Video 8K

DJI Luncurkan Drone Murah untuk Pemula di Indonesia, Lito X1 dan Lito 1 Bisa Rekam Video 8K

Tekno | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:53 WIB

Orang Tua Akan Kirim Petisi, Desak Sanksi Dosen UGM yang Diduga Terlibat Daycare Little Aresha

Orang Tua Akan Kirim Petisi, Desak Sanksi Dosen UGM yang Diduga Terlibat Daycare Little Aresha

Video | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:49 WIB

Karina aespa Bawa Gaun Prada di Met Gala 2026, Intip Fakta Menariknya!

Karina aespa Bawa Gaun Prada di Met Gala 2026, Intip Fakta Menariknya!

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:46 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB

Lawan Berat NMAX Tiba: Skutik Murah Ini Punya Ground Clearance Anti Nyangkut Pas Libas Jalan Rusak

Lawan Berat NMAX Tiba: Skutik Murah Ini Punya Ground Clearance Anti Nyangkut Pas Libas Jalan Rusak

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:42 WIB