denpasar

Tips untuk Istri Menghadapi Suami Pasif dan Pendiam, Seksolog Zoya Amirin: Beri Inspirasi

Suara Denpasar Suara.Com
Minggu, 30 Oktober 2022 | 08:36 WIB
Tips untuk Istri Menghadapi Suami Pasif dan Pendiam, Seksolog Zoya Amirin: Beri Inspirasi
Ilustrasi - Tips untuk Istri yang Suaminya Pasif, Seksolog Zoya Amirin: Beri Inspirasi (Freepik)

Suara Denpasar - Seksolog Zoya Amirin memberikan tips bagi seorang istri yang memiliki suami pasif alias pendiam. Menurutnya, sang istri harus berperan aktif dalam suatu hubungan itu agar  tidak frustasi. 

Dia mengatakan karakter suami yang pendiam akan membuat pasangannya menjadi bingung. Maka dari itu, dia menyarankan sang istri lebih aktif dengan mengajak komunikasi suaminya. 

Jika bingung memulai dari mana, Zoya memberikan tipsnya sebagai berikut ini. 

Dia menyarankan pola komunikasi yang digunakan yaitu komunikasi asertif. Komunikasi ini yaitu menyampaikan satu pendapat dengan lugas. Jadi, jangan sampai menyinggung dengan hal yang verbal atau non verbal. 

Jenis komunikasi ini, kata dia, bermanfaat untuk menyampaikan keinginan dengan tegas dan lugas. 

“Gunakan komunikasi asertif dengan pasangan, baik extrovert atau introvert. Laki laki secara Neuropsikologis terbangun sebagai seorang pelindung atau 'protector',” katanya dikutip dari Suara Cianjur-Jaringan Suara.com, Minggu (30/10/2022).

Dia menyarankan sang istri agar bisa memberikan inspirasi suami untuk membahagiakan kamu.

"Tanpa menjadi demanding. Karena kalau kita menjadi istri demanding, kita sendiri tidak akan bahagia,” jelas Zoya Amirin.

Kemudian sang istri harus menjelaskan apa yang bisa membuatnya bahagia kepada sang suami. Misalnya, suka dengan obrolan lama antar pasangan. 

Baca Juga: Dituding Selingkuh Saat Menikah Dengan Sule, Nathalie Holscher Kini Pamer Pacar Baru, Berani Mesra-Mesraan!

"Jadi ungkapkan perilaku yang dilakukan oleh pasangan yang membuat kamu bahagia. Tidak boleh membandingkan pasangan,” kata Zaoya Amirin.

Dengan itu maka ada peluang sang suami akan paham apa yang diinginkan istrinya.   

“Jadi bila kita ingin perilaku mesra diulang oleh pasangan ingatkan pasangan atau berterima kasih ketika melakukan hal-hal yang membahagiakan Anda,” kata Zoya Amirin.

Hal tersebut dalam psikologi disebut dengan positive reinforcement.

"Intinya, bangun kemesraan dalam hubungan melalui validasi perasaan pada pasangan Anda,” tambah Zoya Amirin.(Suara Cianjur)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI