denpasar

Kang Dedi Mulyadi Terkenang Teman SD yang Meninggal, Kehilangan Satu Orang yang Rajin Menolong

Suara Denpasar Suara.Com
Minggu, 13 November 2022 | 10:39 WIB
Kang Dedi Mulyadi Terkenang Teman SD yang Meninggal, Kehilangan Satu Orang yang Rajin Menolong
Kang Dedi Mulyadi dan istri Mang Nurdin. (Youtube Lembur Pakuan Channel)

Suara Denpasar - Kang Dedi Mulyadi terkenang Mang Nurdin, temannya saat masih sekolah dasar (SD). Sang teman itu meninggal dunia tujuh hari sebelumnya. Dia merasa kehilangan satu orang yang rajin menolong. 

Kang Dedi Mulyadi mengatakan, Mang Nurdin merupakan teman sejak SD di Desa Sukasari, Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang. Dia ingat, sering main sepak bola bareng Mang Nurdin.

“Waktu SD saya penjaga gawangnya, Mang Nurdin penyerangnya, strikernya. Jago  main bola,” kata Kang Dedi via Youtube Lembur Pakuan Channel yang diunggah Sabtu (12/11/2022).

Kang Dedi meang aslinya kelahiran Subang. Karier politiknya melalui Kabupaten Purwakarta, dari jadi  anggota DPRD, wakil bupati hingga bupati di Purwakarta karena dia sempat kuliah di sana. Setelah dia jadi anggota DPR RI, dia sering di Subang. Salah satunya menata kampungnya, yang kini disebut Lembur Pakuan.

“Ketika saya sering ke Lembur Pakuan, Mang Nurdin menjadi orang yang mensuport saya untuk terus melakukan penataan di kampung ini. Karena dia sempat jadi ketua RW,” jelas pria berusia 51 tahun ini.

Seminggu sebelumnya, dia kaget dengar Mang Nurdin jatuh saat sedang memotong rumput menggunakan mesin. Akhirnya dibawa ke rumah sakit, dan meninggal dunia.

Sesuai tradisi, Kang Dedi pun berkunjung ke rumah Mang Nurdin. Bersama Nyi Hyang dan asistennya, dia membawa beras dan uang sebagai bekal acara Tujuh Harian. Mereka bertiga mengendarai sepeda motor.

Sampai di rumah Mang Nurdin, Nyi Hyang tidak mau turun dari sepeda motor. Akhirnya datang istri Mang Nurdin. Sang istri Mang Nurdin bilang bahwa suaminya itu sempat mengeluhkan nyeri di dada.

“Nyeri dada itu tanda-tanda (sakit) jantung,” terangnya.

Baca Juga: Didugat Cerai Bupati Purwakarta, Kang Dedi Tetap Tegar; Tunggu Tanggal Muda, Bukan Istri Muda

Kang Dedi pun bilang kalau ada tanda-tanda nyeri di dada kiri, kemungkinan besar itu adalah masalah dengan jantung. Maka harus segera dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis.

Menurut Kang Dedi, Mang Nurdin juga sering menolong orang. Di antaranya pijat atau urut keseleo, hingga membetulkan yang patah.

“Sekarang kita kehilangan satu orang yang rajin menolong,” kata dia.

Mang Nurdin meninggalkan istri dan anak.Anaknya yang paling besar masih kuliah di Poltekkes di Bandung. Ada lagi yang masih kecil bernama April yang sering memanggil Kang Dedi dengan sebutan ‘ayah’.  (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI