Suara Denpasar - Sebelum menikah dengan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika, Dedi Mulyadi sempat menyendiri tiga tahun. Selama itu Kang Dedi ditemani Maula Akbar anak pertamanya bersama almarhumah Sri Mulyawati.
Karena sikap hidupnya yang selalu mandiri, sehingga dalam keadaan susah kala itu Kang Dedi Mulyadi enggan untuk meminta belas kasih kepada orang lain, termasuk orang tuanya sendiri.
Saat menjadi single parent, Kang Dedi Mulyadi bekerja sebagai seorang tukang beras untuk memenuhi kebutuhan hidup dia dan putranya.
"Selama tiga tahun itu apa sih,? Saya besarin anak demi suka dan dukanya. Setiap hari keliling untuk mencari tambahan," kata Dedi Mulyadi yang lagi duduk di rumah yang ia sebutkan sebagai benteng pertahanan hati.
Kebiasaan Dedi Mulyadi itu sangat melekat, bahkan sampai saat dia menikah pun masih menyiapkan segala sesuatunya sendiri.
"Saya biasa hidup ini. Nyiapin baju sendiri, nyiapin makan dan minum sendiri," katanya.
Bahkan, aku dia, kebiassan ini terbawa sampai dia jadi wakil bupati maupun menjadi bupati. "Saya tidak pernah memperlakukan istri saya seperti pembantu," ucap Kang Dedi Mulyadi.
Bagi Kang Dedi Mulyadi selagi masih bisa melakukan sendiri, ia akan melakukannya sendiri. Bila perlu dia menyetrika sendiri, menggoreng telur sendiri, membuat nasi goreng sendiri.
"Saya tidak pernah memperlakukan istri seperti pembantu yang disuruh sana-sini," lanjut Dedi Mulyadi dikutip dari Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel (12/11/2022).
Tidak hanya itu bahkan dalam keadaan sakit, Kang Dedi masih berusaha untuk mandiri. Suatu hari sampai sakit DBD (demam berdarah), saya dirawat di Rumah Sakit Mitra Keluarga Bekasi waktu itu selama 4 hari, sendiri loh.
"Saya mah gak ada urusan, ada perawat, gak ada perawat ya udah gak ada problem saya ini orang," katanya. (*/Aryo)