Tragis! Nenek Gantung Diri di Tabanan Bali, Ngeri: Begini Kronologinya

Suara Denpasar

Rabu, 23 November 2022 | 08:13 WIB
Tragis! Nenek Gantung Diri di Tabanan Bali, Ngeri: Begini Kronologinya
Korban Ni Ketut Cendol yang mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. (Suara Denpasar)

Suara Denpasar - Seorang nenek warga Banjar Dinas Mambang Celuk Kelod, Desa Mambang, Selemadeg Timur, Tabanan Bali ditemukan tewas dalam posisi tergantung pada sebuah bangunan kayu. 

Korban Ni Ketut Cendol, diduga kuat nekat gantung diri karena menderita sakit bertahun-tahun lamanya. Peristiwa gantung diri sontak membuat geger warga sekitar dan keluarganya.

"Benar kasus bunuh diri tersebut sudah ditangani oleh Polsek Selemadeg Timur," kata Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu Nyoman Subagia mengatakan.

Kejadian meninggalnya nenek perempuan Ni Ketut Cendol, pertama kali diketahui oleh anak kandung korban I Made Sueca. 

Berawal dari I Made Sueca yang setia paginya membangunkan orang tuanya dari tempat tidur. Namun malah mendadak tidak melihat ibunya di kamar. I Made Sueca pun mencari ibunya di kebun miliknya, karena korban pagi-pagi biasanya buang air besar. 

Sekitar pukul 06.30 saksi terbelalak malah mendapati ibunya sedang posisi tergantung di tempat penyimpanan kayu bakar di kebun. Melihat ibunya posisi gantung diri korban langsung meminta bantuan tetangga dan warga sekitar. Untuk menurunkan korban dari ikatan tali. 

“Pada saat tiba di TKP, saksi melihat ibunya masih dalam keadaan tergantung di tempat kayu bakar dengan kain bulang warna biru menghadap ke barat,” ujar Iptu Subagia.

Dari pemeriksaan medis tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan dan tindakan pidana. Sementara dari keterangan keluarga, korban sudah bertahun-tahun lebih menderita sakit kompilasi. 

Beberapa kali korban sempat mencoba melakukan penyembuhan dan perawatan sayang belum berhasil korban sembuh dari penyakit yang diderita. Bahkan semenjak dari suami korban meninggal sakit malah bertambah parah. 

baca juga

“Dugaan kami berdasar keterangan keluarga korban dan olah TKP di lapangan. Diduga korban depresi lantaran sudah sejak lama menderita sakit. Sehingga korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri,” tandasnya. ***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Cianjur Makan Korban Ratusan Orang, Dedi Mulyadi Minta Pemerintah Setempat Evaluasi Konstruksi Tata Ruang Daerah Puncak

Gempa Cianjur Makan Korban Ratusan Orang, Dedi Mulyadi Minta Pemerintah Setempat Evaluasi Konstruksi Tata Ruang Daerah Puncak

Denpasar | Rabu, 23 November 2022 | 07:46 WIB

Presiden Jokowi Pimpin Rapat Terbatas di Tenda Pengungsian Korban Gempa Cianjur, Bahas Ini!

Presiden Jokowi Pimpin Rapat Terbatas di Tenda Pengungsian Korban Gempa Cianjur, Bahas Ini!

Your Say | Rabu, 23 November 2022 | 07:17 WIB

Perempuan dan Anak Rentan Kekerasan di Pengungsian, KemenPPPA Terjunkan Tim ke Lokasi Gempa Cianjur

Perempuan dan Anak Rentan Kekerasan di Pengungsian, KemenPPPA Terjunkan Tim ke Lokasi Gempa Cianjur

Lifestyle | Rabu, 23 November 2022 | 06:51 WIB

Terkini

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:58 WIB

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:43 WIB

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:22 WIB

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor

Jabar | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:16 WIB

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:08 WIB

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

×