Suara Denpasar - Taktik Bali United menghadapi Persita Tangerang di lanjutan Liga 1, Senin (5/12/2022) malam terbukti efektif.
Kemenangan Serdadu Tridatu 3-2 atas Pendekar Cisadane berasal hanya dari 3 tendangan ke arah gawang, dimana Eber Bessa berhasil mencetak 2 gol alias brace.
Dari sisi penguasaan bola, Bali United juga hanya mendapatkan 37 persen saja berbanding 63 persen yang dicatatkan Persita Tangerang.
Dhika Bayangkara, kiper Persita Tangerang yang dicap ikut 'membantu' Bali United meraih 3 poin menyesal gegara tindakannya.
Bali United berhasil mengkandaskan perlawanan Persita Tangerang saat keduanya bertanding di stadion Manahan Solo, Senin (6/12/2022) malam.
Muhammad Rahmat membawa Bali United unggul lebih dulu pada menit 21 berkat sundulan menerima umpan matang dari sisi kanan.
Pada babak kedua, Persita menyamakan kedudukan lewat sepakan Fahreza Sudin di menit 55, memanfaatkan bola rebound.
Namun, Bali United kembali unggul lewat sontekan Eber Bessa menerima umpan Ricky Fajrin pada menit 58.
Laga semakin seru ketika Agustin Cattaneo memaksa skor berubah menjadi 2-2 lewat tandukannya di menit 74.
Pada menit 85, Dhika Bayangkara melakukan gerakan yang tidak perlu.
Saat menggapai bola hasil umpan silang, sejatinya Dhika Bayangkara berhasil menangkapnya.
Namun gerakan kedua dari kaki kanannnya pada pemain Bali United, membuat wasit menunjuk titik putih.
'Nyoman' Eber Bessa, pemain asal Brasil menunaikan tugasnya dengan baik dan membuatnya mencetak 2 gol alias brace di pertandingan itu.
"Nyoman @eberbessa berhasil membuat Semeton tereber-eber," tulis instagram Bali United @baliunitedfc dikutip Suara Denpasar, Selasa (6/12/2022).
Dhika Bayangkara menyesali perbuatannya yang akhirnya membuat Persita Tangerang harus kehilangan poin pada laga itu.