Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka

Bernadette Sariyem

Rabu, 04 Februari 2026 | 21:32 WIB
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
Haris Rusly Moti, pemrakarsa 98 Resolution Network.
baca 10 detik
  • Haris Rusly Moti menilai strategi politik luar negeri Prabowo Subianto adalah adaptasi radikal "Multi-Alignment" dari prinsip bebas aktif.
  • Strategi ini memungkinkan Indonesia membangun keselarasan dengan berbagai kekuatan global di era multipolar tanpa terikat ideologi lama.
  • Tujuan utama diplomasi ini adalah mewujudkan Solusi Dua Negara bagi Palestina melalui koeksistensi damai dengan Israel.

Suara.com - Haris Rusly Moti, pemrakarsa 98 Resolution Network, menilai strategi politik luar negeri Presiden Prabowo Subianto terbilang unik serta dinamis untuk membela Gaza Palestina, terutama saat memutuskan masuk Board of Peace bentukan Presiden AS Donald Trump.

Dia mengatakan, Presiden Prabowo sedang menjalankan strategi strategis yang tidak hanya sekadar melanjutkan tradisi "bebas aktif", tetapi melakukan adaptasi radikal yang disebut sebagai "Multi-Alignment".

Menurutnya, perjuangan ini bukan sekadar diplomasi biasa, melainkan amanah ideologis negara.

“Penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan. Alinea IV Pembukaan UUD 1945 mengamanatkan pemerintah Indonesia untuk hal itu," kata Haris Rusly Moti, Rabu (4/2/2026).

Adaptasi "Bebas Aktif" di Era Multipolar

Haris menjelaskan, strategi multi-alignment atau "penyelarasan ganda" adalah langkah adaptif yang sangat krusial di tengah pergeseran geopolitik global dari unipolar menuju multipolar.

Berbeda dengan era Perang Dingin yang bersifat bipolar, dunia saat ini tidak lagi terjebak pada dikotomi Barat versus Timur saja.

“Untuk mewujudkan target strategis itu, Presiden Prabowo memilih menjalankan kebijakan multi-aligment sebagai adaptasi dari prinsip bebas aktif diatur di dalam UU No 37 tahun 1999. Ini langkah dinamis dan inovatif, tanpa mengorbankan substansi," kata eksponen aktivis Reformasi 98 ini.

Penjelasan UU No. 37/1999 tersebut menekankan bahwa politik luar negeri Indonesia pada hakikatnya bukan merupakan politik netral, melainkan berpihak pada nilai-nilai yang diamanatkan oleh konstitusi.

baca juga

Strategi ini memungkinkan Indonesia untuk bergerak lebih lincah tanpa terbelenggu oleh batasan ideologis masa lalu.

Haris menekankan, dunia saat ini menghadapi fragmentasi geopolitik yang tajam antara kekuatan besar seperti Amerika Serikat, China, Rusia, dan Uni Eropa.

Dengan multi-alignment, Indonesia tidak perlu memilih satu sisi, melainkan bisa membangun keselarasan (alignment) dengan berbagai pihak demi kepentingan nasional dan kemanusiaan.

“Jadi, adaptasi prinsip non-aligment ke strategi multi-aligment pada dasarnya membebaskan diri  dari kendala ideologis warisan perang dingin dan hambatan teologis yang memisahkan satu bangsa dengan bangsa yang lain. Terkadang halusinasi situasi perang dinging menciptakan sekat atau perangkap yang membatasi ruang gerak dalam hubungan luar negeri," terang Haris.

Menyeimbangkan Kekuatan: Antara BRICS dan Board of Peace

Salah satu bukti nyata dari penerapan strategi ini adalah keberanian Indonesia menjalin kerja sama dengan blok ekonomi BRICS yang sering dianggap sebagai pesaing utama dominasi Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina

Saat 16 Ormas Sepakat RI Gabung BoP, Israel Masih Terus Serang Palestina

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 20:29 WIB

Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP

Prabowo Undang Eks Menlu dan Wamenlu ke Istana, Bahas Geopolitik dan BoP

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 16:59 WIB

Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik

Syahganda Nainggolan: Langkah Prabowo di Board of Peace Bentuk Realisme Politik

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 15:00 WIB

Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump

Titik Balik Diplomasi RI: Pengamat Desak Prabowo Buktikan Kedaulatan Lawan 'Gertakan' Donald Trump

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 12:52 WIB

MUI Mendesak, Mensesneg Rencana Buka Dialog soal Keanggotaan Board of Peace

MUI Mendesak, Mensesneg Rencana Buka Dialog soal Keanggotaan Board of Peace

Video | Rabu, 04 Februari 2026 | 11:41 WIB

Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di AS, Bahas Tarif Impor dan Board of Peace

Prabowo Dijadwalkan Bertemu Donald Trump di AS, Bahas Tarif Impor dan Board of Peace

News | Rabu, 04 Februari 2026 | 08:00 WIB

Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza

Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 22:50 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×