Suara Denpasar - Portugal secara mengejutkan harus mengakui keunggulan Maroko dan kalah dengan skor akhir 0-1 pada laga Perempat Final Piala Dunia 2022 Qatar, Sabtu (10/12/2022) di Al Thumama Stadium.
Gol semata wayang dari Youssef En-Nesyri sebelum turun minum mengubur semua impian Selecao das Quinas untuk dapat melangkah jauh di Piala Dunia 2022 Qatar.
Status unggulan tidak memudahkan Portugal saat menghadapi Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2022 Qatar.
Bruno Fernandes dkk memang mendominasi penguasaan bola dengan catatan mencapai 73%.
Namun hanya mampu menghasilkan tiga percobaan yang mengarah ke gawang Maroko.
Sementara itu Maroko sangat berbahaya dalam strategi serangan-serangan balik dan mampu menciptakan tiga percobaan ke arah gawang padahal dengan persentase penguasaan bola yang jauh lebih kecil dari Portugal.
Bruno Fernandes tercatat berhasil melepaskan dua percobaan, yang satu diantaranya mengenai mistar gawang Maroko.
Pesepakbola berusia 28 tahun tersebut mengirim pesan emosional usai kegagalan Portugal, namun tidak lupa tetap mengapresiasi lawan.
“Sulit mengutarakan kedalam beberapa kata mengenai semua yang kami rasakan kemarin setelah pertandingan usai,” tulis pemain Manchester United itu melalui akun media sosial pribadinya.
“Mimpi kami hancur saat kami telah melakukan segalanya untuk membuatnya berakhir dengan cara berbeda. Rasanya sedih dan tersiksa karena mewakili negara kami berarti jauh lebih besar daripada sekadar bermain sepakbola,” lanjut Bruno Fernandes.
“Terlepas dari eliminasi, aku sangat bangga menjadi orang Portugis dan bahkan lebih bangga dengan semua yang mewakili negara kami bersamaku di Piala Dunia ini,” sambungnya.
“Aku juga ingin mengucapkan selamat kepada tim Maroko atas permainan yang hebat dan karena pantas lolos ke semifinal Piala Dunia,” tulis Bruno Fernandes menutup. (Rizal/*)