Suara.com - Legenda Timnas Portugal, Luis Figo menganggap pelatih Fernando Santos sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas kegagalan negaranya di Piala Dunia 2022.
Cristiano Ronaldo menjadi starter dalam tiga pertandingan penyisihan grup Portugal di Piala Dunia 2022, namun ia tak pernah bermain penuh.
Mulai babak 16 besar saat melawan Swiss, Ronaldo pun dicadangkan Santos. Saat melawan Swiss, posisi Ronaldo digantikan Goncalo Ramos, penyerang muda yang mampu mencetak hat-trick dalam kemenangan 6-1 atas Swiss.
Pada laga melawan Maroko di perempat final, Ronaldo kembali dicadangkan. Namun, perjudian Santos kali ini tidak membuahkan hasil karena mereka kalah dengan skor 0-1 dan out dari Piala Dunia 2022.
Menurut Figo, Santos sangat keliru mencadangkan Ronaldo pada pertandingan krusial semacam itu di pentas Piala Dunia.
"Anda tidak bisa memenangkan Piala Dunia dengan Cristiano Ronaldo di bangku cadangan," kata Figo seperti dilansir Tribal Football, Senin (12/12/2022).
![Mantan kapten Timnas Portugal, Luis Figo. [Karim SAHIB / AFP]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/12/12/92287-luis-figo.jpg)
"Menang melawan Swiss? Luar biasa, tapi bisakah Anda melakukan itu di setiap pertandingan? Tidak," sambung eks kapten Portugal itu.
"Meninggalkan CR7 di bangku cadangan adalah sebuah kesalahan, kekalahan ini adalah tanggung jawab manajemen dan pelatih. Anda tak bisa mencadangkan pemain sekaliber Cristiano, sesimpel itu," ketus Figo.
Sementara itu, Santos sendiri mengaku tidak menyesal mencadangkan Ronaldo saat melawan Maroko sehingga Portugal tersingkir dari Piala Dunia 2022.
"Saya kira tidak, tidak ada penyesalan," ucap Santos.
"Saya pikir ini adalah tim yang bermain sangat baik melawan Swiss. Cristiano Ronaldo adalah pemain hebat, dia datang saat kami pikir itu perlu, jadi tidak ada penyesalan."