Suara Denpasar – Iptu Haeruddin, polisi yang diduga selingkuh dan menikahi adik kandung istri ternyata pernah meminta izin berpoligami kepada istrinya, Asnar Pratiwi Alwi. Saat meminta izin berpoligami, dia bersabda bahwa mau dimadu adalah cara seorang istri masuk surga.
Asnar Pratiwi Alwi mengatakan, ia menikah dengan Haeruddin sejak 17 tahun lalu. Dari perkawinan ini, dikarunai 3 anak.
Dia tinggal bersama suami di Kalimantara Utara (Kaltara). Sang suami memang bertugas di sana sebagai Kabag Rohjas Bidang SDM Polda Kaltara.
Asnar Pratiwi Alwi mengatakan, sekitar Desember 2020, dia pulang dari Kalimantan Utara (Kaltara) ke Kendari, Sulawesi Tenggara. Asnar Pratiwi mengaku aslinya dari Kendari.
“Pada saat itu diantar dengan suami. Tidak ada masalah. Tidak ada apa-apa,” terangnya kepada Surya Utama dalam kanal Youtube Uya Kuya Tv, Jumay (16/12/2022).
Selanjutnya dia kembali dari Kendari, namun singgah di Makassar, di rumah adiknya, Nirmalasari Alwi pada Februari 2021. Dia mengaku tidak ada keanehan.
“Awal Maret saya kembali ke Kaltara,” terang dia.
Kemudian dia mengatakan bahwa sang suami menyatakan ingin berpoligami. Mungkin maksudnya minta izin untuk berpoligami.
Saat itu dia tegas mengatakan tidak mau dipoligami. Kalau ada, Asnar Pratiwi kepda suaminya mengatakan jika melakukan poligami berarti mereka bercerai.
“Terus dia ngomong poligami itu adalah disunnahkan oleh Rasulullah, itu adalah cara untuk seorang istri masuk surga,” kata Asnar Pratiwi menirukan ucapan suaminya itu.
Asnar Pratiwi pun sempat bertanya kepada suaminya apakah tidak ada ke pintu lain ke surga, selain poligami. Dia menegaskan, buat apa rumah tangga mau menuju surga, sementara dia tidak ikhlas, tidak ridho.
"Saya tidak ikhlas, tidak ridho," kata Asnar Pratiwi waktu itu.
Kala itu, Asnar Pratiwi mengaku masih berkomunikasi dengan sang adik. Dia mengatakan, hubungannya dengan sang adik meski beda ibu itu sangat baik. Pratiwi mengaku belum tahu bahwa suaminya menikah dengan sang adik kandungnya.
Nah, pada bulan Juli 2021, suaminya mengungkap kepadanya telah menikah dengan perempuan lain. Pada saat itu, mengaku sedang hamil, namun mengugurkan kandungannya karena janinnya tidak jadi (mungkin maksudnya meninggal di kandungan).
“Dia langsung mengatakan ‘bagaimana keadaan kamu udah sehat-sehat saja’, ya udah sehat, itu dia ngomonglah, ‘saya sudah menikah. Dia bilang saya sudah poligami kamu. Gentle-(man) banget kan,” terangnya.