Suara Denpasar - Wartawan senior Andy F. Noya selalu host "Kick Andy" baru tahu berapa susahnya hidup seorang Dedi Mulyadi.
Mantan bupati Purwakarta dua periode dan kini menjabat anggota DPR RI tersebut. Pria yang juga penulis beberapa buku itu juga baru tahu bahwa ayah dari Kang Dedi adalah seorang tentara yang diracun oleh mata-mata kolonial Belanda.
Dalam acara yang dia asuh, Andy F. Noya terus mengulik betapa getir dan susahnya seorang Dedi Mulyadi di usia belianya.
Dia juga bertanya setelah sang ayah, yakni Sahlin Ahmad Suryana sakit-sakitan dan berhenti dari tentara serta pekerbunan. Lantas siapa yang mencari nafkah?
Kang Dedi pun menjelaskan bahwa sang ibunda, yakni Karsiti yang menjadi tulang punggung keluarga.
Ibunya yang seorang petani banting tulang untuk menafkahi keluarga termasuk sembilan orang anaknya. "Ibu saya sebagai kuli tandur," katanya.
Sebagai kuli tandur ada tukang tanam padi, tentu penghasilan yang di dapat tak seberapa. Saat tanggal muda umumnya masih terbilang enak.
Di mana sang bunda akan kebagian jatah ikan asin. Namun, setelah tanggal 5 ke atas, keluarganya hanya akan makan garam dicampur bawang untuk lauk pada nasi.
"Kalau tanggal 5 ke atas lauknya hanya garam dan bawang dibagi brsembilan," kisah dia.
Baca Juga: Yessi Semakin Dicibir Gegara Dedi Mulyadi Bongkar Kondisi Rumah: Pantesan Pengen Sertifikat Rumah
"Kok bisa hidup Anda ya?" seloroh Andy. F Noya yang disambut tawa penonton. Dari keterbatasan ini akhirnya ibunda Kang Dedi berinisiatif mencari keong di sawah untuk lauk.
"Malam-malam saya sering diajak untuk mencari keong di sawah. Juga cari belalang untuk di makan," tukas dia. ***