Jarang Diketahui! Sebelum Iptu Umbaran Wibowo, Wartawan-Pahlawan Ini Jadi Intelijen Penjajah Belanda

Suara Denpasar

Minggu, 18 Desember 2022 | 12:02 WIB
Jarang Diketahui! Sebelum Iptu Umbaran Wibowo, Wartawan-Pahlawan Ini Jadi Intelijen Penjajah Belanda
Iptu Umbaran Wibowo (kiri) dan H. Agus Salim. Intelijen yang nyamar jadi wartawan. (IST)

Suara Denpasar – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menuding penyamaran intelijen sebagai wartawan atau jurnalis sebagai “cara kotor”. Seperti yang dilakukan Iptu Umbaran Wibowo yang menjadi kontributor TVRI di Blora, Jawa Tengah.

Namun, jauh sebelum Indonesia merdeka, “cara kotor” ini juga sudah pernah dilakukan pemerintah penjajah atau kolonial Hindia Belanda. Caranya sama, menggunakan institusi pers untuk menyusupkan agennya guna menjadi mata-mata.

Namanya H. Agus Salim. Yang mempelajari sejarah, nama ini tentu tidak asing. Pria asal Kota Gadang, Bukittinggi, Sumatera Barat, ini memang salah satu wartawan, pejuang nasional.

Pria yang lahir 8 Oktober 1884 itu tergolong cerdas. Dia menempuh pendidikan di Europeesche Lagere School (ELS), lalu Hoogere Burgerschool (HBS) dengan predikat terbaik di HBS se-Hindia Belanda.

Ayah dari H. Agus Salim adalah seorang jaksa. Pada tahun 1906, Agus Salim ditawari C. Snouck Hurgronje, penasihat urusan Pribumi, menjadi staf Duta Besar Belanda di Jeddah, Arab Saudi.

“Snouck menawarkan Salim untuk bekerja sebagai konsul Belanda di Jeddah, Arab Saudi pada 1906,” tulis Allan Akbar dalam “Memata-matai Kaum Pergerakan” (2013), berdasar surat Snouck Hurgronje.

Dalam sejarahnya, Snouck juga seorang agen Belanda saat penaklukan Aceh dalam Perang Aceh. Dia menyamar sebagai syekh dari Arab. Kebetulan, Snouck pandai berbahasa Arab, memahami Islam dengan baik, bahkan mengaku beragama Islam dan berhaji.

Berkat peran Snouck Hurgronje, Belanda memenangkan Perang Aceh yang bertahun-tahun sebelumnya kalah “melulu”.

Kembali ke soal Agus Salim, Allan Akbar melanjutkan, sekembalinya dari Arab Saudi sebagai konsul Belanda di Jeddah, Agus Salim sempat bekerja di beberapa tempat sekaligus menjadi seorang agen polisi (Dinas Intelijen Politik).

baca juga

“Yang kemudian ditugaskan untuk masuk ke dalam tubuh Sarekat Islam untuk mengawasi lebih dekat,” katanya.

Agar bisa masuk dalam dunia pergerakan dan jurnalistik, tentu saja, Agus Salim harus punya posisi tawar. Harus menjadi tokoh di kalangan pribumi terpelajar. Dia membuka sekolah dasar berbahasa Belanda, Hollandsch-Inlandsche School (HIS) pada 1912-1915.

Agus Salim juga menjadi jurnalis. Dia menjadi wakil redaktur Harian Netratja pada 1915. Pada tahu-tahun berikutnya, Agus Salim juga tercatat sebagai pemimpin koran Harian Hindia Baroe, dan Fadjar Asia.

Dengan posisi mentereng di dunia jurnalistik dan pendidikan, Agus Salim pun menyusup ke Sarekat Islam (SI) pada 1915. Pada waktu itu ada desas-desus HOS Cokroaminoto, pemimpin SI, akan menjual SI untuk berpihak ke Jerman, dengan melakukan pemberontakan di Hindia Belanda. Saat itu sedang Perang Dunia I.

Masuk ke Sarekat Islam, Agus Salim mendapat kedudukan yang tinggi. Dia menjadi orang nomor dua di bawah Cokroaminoto.

Bahwa dia sebagai agen PID diakui Agus Salim melalui tulisannya di Bandera Islam pada 2 Mei 1927.

“Sesoedah masoek itoe, saja poetoeskan perhoeboengan dengan pihak politie,” aku Agus Salim dalam tulisannya, dikutip dari Allan Akbar.

Walau dia mengaku sudah memutuskan hubungan dengan PID setelah dia masuk Sarekat Islam pada 1915, ternyata Agus Salim berbohong. Secara rahasia dia masih membuat laporan-laporan tentang kegiatan Sarekat Islam untuk diberikan kepada pemerintah.

“Laporan-laporan ini tidak pernah diketahui oleh pemimpin Sarekan Islam,” tulis Allan Akbar merujuk pada karya A.P.E. Koerver, “Sarekat Islam Gerakan Ratu Adil?” (1985).

Dalam perjalanannya di Sarekat Islam, Agus Salim menjadi salah satu pimpinan yang paling keras membersihkan SI dari pengaruh merah. Konflik ini berujung perpecahan dalam SI, antara SI Putih dan SI Merah. SI Merah kelah menjadi Sarekat Rakyat.

Agus Salim meninggal dunia pada 4 November 1954. Meski pernah memiliki cacat sebagai mata-mata pemerintah kolonial Hindia Belanda, berkat jasa-jasanya yang ikut dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, Presiden Sukarno menganugerahinya gelar pahlawan nasional pada 1961. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi yang Nikahi Adik Istri, Iptu Haeruddin Bersabda: Itu Cara Istri Masuk Surga

Polisi yang Nikahi Adik Istri, Iptu Haeruddin Bersabda: Itu Cara Istri Masuk Surga

Denpasar | Jum'at, 16 Desember 2022 | 19:05 WIB

Jahat! Iptu Haeruddin, Polisi yang Nikahi Adik Istri Palsukan Identitas, Ngaku Wiraswasta-Sudah Cerai

Jahat! Iptu Haeruddin, Polisi yang Nikahi Adik Istri Palsukan Identitas, Ngaku Wiraswasta-Sudah Cerai

Denpasar | Jum'at, 16 Desember 2022 | 16:24 WIB

Parah! Polisi di Polda Kaltara Selingkuh dan Nikahi Adik Kandung Istri: Haram Secara Agama dan Negara

Parah! Polisi di Polda Kaltara Selingkuh dan Nikahi Adik Kandung Istri: Haram Secara Agama dan Negara

Denpasar | Jum'at, 16 Desember 2022 | 14:01 WIB

PWI Pusat Copot Keanggotaan Iptu Ungaran Wibowo: Polisi yang 14 Tahun Nyamar Jadi Wartawan

PWI Pusat Copot Keanggotaan Iptu Ungaran Wibowo: Polisi yang 14 Tahun Nyamar Jadi Wartawan

Denpasar | Kamis, 15 Desember 2022 | 17:25 WIB

Negara Otoriter! Polisi Nyamar 14 Tahun Jadi Wartawan dan Menjadi Kapolsek di Blora, Jawa Tengah

Negara Otoriter! Polisi Nyamar 14 Tahun Jadi Wartawan dan Menjadi Kapolsek di Blora, Jawa Tengah

Denpasar | Kamis, 15 Desember 2022 | 09:52 WIB

Lagi, Wartawan Suara Denpasar Sumbang Medali untuk Kontingen PWI Bali: Puputan Raih Satu Emas dan Perak

Lagi, Wartawan Suara Denpasar Sumbang Medali untuk Kontingen PWI Bali: Puputan Raih Satu Emas dan Perak

Denpasar | Jum'at, 25 November 2022 | 08:21 WIB

Can I Laught?, Hacker Bjorka Nyamar Jadi Penjual Es di Madiun

Can I Laught?, Hacker Bjorka Nyamar Jadi Penjual Es di Madiun

Denpasar | Jum'at, 16 September 2022 | 12:51 WIB

Terkini

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

Golkar Santai Lihat Jokowi Safari Politik Bareng PSI ke Lampung: Beliau Orang Merdeka

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:21 WIB

Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan

Jelang Jepang vs Brasil, Zion Suzuki: Kami Bawa Modal Tak Terkalahkan

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:20 WIB

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

Polisi Bongkar Bisnis Ilegal Airgun di Tanjung Priok, Pria 28 Tahun Ditangkap

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:18 WIB

Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T

Purbaya Kembali Guyur Dana SAL Rp 100 T ke Himbara, Total Kas Negara Jadi Rp 400 T

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:17 WIB

5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan

5 Tips Layering Parfum agar Wanginya Tidak Pasaran, Ini Aroma yang Cocok Dipadukan

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:17 WIB

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

Aplikasi Hot 51 Dibongkar, Isinya Judi Online dan Live Streaming Pornografi

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:15 WIB

Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat

Jerawat Tak Kunjung Sembuh? 4 Rekomendasi Vitamin dari Dokter Estetika untuk Wajah Berjerawat

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:14 WIB

FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam

FORESTRA 2026 Umumkan Line Up Tahap Kedua, Hadirkan Perpaduan Musik dan Keindahan Alam

Entertainment | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:10 WIB

Samsung Boyong Fitur AI Canggih ke HP Mid-range lewat Galaxy A27

Samsung Boyong Fitur AI Canggih ke HP Mid-range lewat Galaxy A27

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:09 WIB

Spesifikasi Samsung Galaxy A27 5G, Peningkatan Apa yang Ditawarkan?

Spesifikasi Samsung Galaxy A27 5G, Peningkatan Apa yang Ditawarkan?

Tekno | Jum'at, 26 Juni 2026 | 17:07 WIB