Suara Denpasar - Sempat menjadi polemik dan akhirnya dibawa ke jalur hukum. Hotel Bukit Indah Puncak di Cipanas, Bogor, akhirnya dijual oleh Tamara Bleszynski.
Artis cantik dan seksi ini berharap hotel warisan almarhum sang ayah bisa segera laku terjual.
Sebelumnya, diketahui bersama bahwa hotel yang dibangun oleh almarhum, Zbigniew Bleszynski itu sempat dijadikan jaminan hutang oleh oknum pengurus.
“Selamat pagi, ingin info bahwa hotel kami, Hotel Bukit Indah @hotelbukitindahpuncak is for sale/ dijual.
Bagi peminat serius silahkan hubungi keponakkanku @jeremy.bleszynski,” katanya dalam akun Instagram pribadinya seperti dikutip denpasar.suara.com, Minggu (18/12/2022).
![Tamara Bleszynski Jual Hotel [Instagram]](https://media.suara.com/suara-partners/denpasar/thumbs/1200x675/2022/12/18/2-tamara-bleszynski-jual-hotel.jpg)
Dia juga mengaku berterimakasih atas dukungan para sahabat atas semangat yang diberikan dalam menghadapi perkara hukum terkait hutang hotel tersebut di Polda Jawa Barat sejak Desember 2021. Dia juga menunjukkan beberapa view dan spot terbaik yang ada di hotel tersebut.
“Teman-teman tersayang akhirnya setelah bertahun-tahun aku akhirnya bisa kembali lagi di hotel masa kecilku, Hotel Bukit Indah. Dulu aku belajar berenang di sini," imbuhnya.
“Doain ya mudah-mudahan hotel ini bisa laku terjual. Mudah-mudahan hotel ini bisa cepat laku terjual,” tukasnya.
Dia juga membagikan kolase foto yang menggambarkan rasa kangennya kepada sosok sang ayah. “I love you ayahku sayang, Zbigniew Bleszynski. Al-Fatihah.
Baca Juga: Pantas Luna Maya Perdalam Agama Islam, Ariel Noah Ternyata Berdarah Minang
Foto pertama: Di kantor Hotel Bukit Indah, yg dulunya adalah bagian dari Kamar Ayahku tercinta. Foto Kedua: Di lobby Hotel Bukit Indah yg ada foto Ayahku,” terang wanita 47 tahun itu.
Sebelumnya memang ibunda dari Teuku Rassya melaporkan tiga pengurus hotel ke pihak kepolisian karena dituding telah menjadikan hotel ini sebagai jaminan utang.
Sebagai pemilik 20 persen saham, dirinya juga tidak pernah mengetahui langkah pengurus hotel tersebut. "Saya hanya ingin tenang tinggal di Bali," tukasnya saat itu. ***