Suara Denpasar - Yakob Sayuri dan Yance Sayuri merupakan dua pesepak bola kembar yang dimiliki oleh klub PSM Makassar.
Keduanya memiliki karakteristik yang sama sebagai seorang pemain sayap meski di posisi yang berbeda.
Yakob biasa berposisi di sayap kanan sedangkan Yance biasa berposisi di sayap kiri.
Di era kepelatihan Bernardo Tavares, Yakob Sayuri dan Yance Sayuri kerapkali menjadi pilihan utama di skuad PSM Makassar.
Bahkan berkat penampilan apiknya, Yakob Sayuri kini dipercaya pelatih Shin Tae-Yong untuk memperkuat timnas Indonesia di Piala AFF 2022.
Sementara Yance Yasuri, walaupun tidak mendapat panggilan dari pelatih Shin Tae-Yong, ia tetap menjadi tumpuan PSM Makassar di kompetisi Liga 1 22/23.
Dibalik kecemerlangan mereka dalam bermain, ternyata terdapat fakta unik yang tidak banyak orang ketahui tentang keduanya.
Melalui acara Sportcast 77 yang tayang di kanal Youtube Sport77 Official pada 20 Desember 2022, Yance Sayuri menceritakan tentang bagaimana dia dan saudaranya itu bisa bermain bersama di PSM Makassar.
Berdasarkan ceritanya, mereka berdua ibarat satu paket yang tidak bisa dipisahkan.
Baca Juga: Kepalkan Tangan Bakar Semangat Kader Demokrat, AHY: Birukan kembali Indonesia!
“Pertama Yasa (Yakob) di Barito (Putera) ada jarak (antara Yance dengan Yakob), dia sakit lalu saya juga sakit, tidak bisa berjauhan begitu,” ujar Yance ketika ditanya oleh Mamat Alkatiri soal mengapa dia dan Yakob tidak bisa dipisahkan.
“Jadi semenjak pas kemarin ditawar PSM (Makassar), dia langsung menuntut saya juga harus masuk karena takutnya nanti ada jarak. Dianya sakit, beberapa hari lagi saya juga sakit. Jadi terpaksa dimintalah bersamaan di PSM dan akhirnya Puji Tuhan kita tidak pernah sakit sampai sekarang,” ucapnya.
Menurut kedua orang tua mereka, Yakob dan Yance memang tidak pernah dipisahkan sejak kecil sehingga harus terus bersama-sama.
“Dia (Yakob) duluan di Barito, saya di Persemi (Mimika) juga begitu. Dia sakit saya juga sakit. Saya telepon orang tua, mereka bilang (kami) harus bersamaan, memang dari kecil tidak bisa dipisahkan. Terpaksa pas dia ke Makassar dia juga tawar saya untuk ke Makassar,” kata Yance Yasuri.
Sewaktu PSM Makassar masih dilatih oleh Milomir Seslija, Yance sempat tidak disetujui untuk mengikuti Yakob masuk ke dalam skuad Juku Eja.
Namun sejak era pelatih Bernardo Tavares, akhirnya Yance mulai memiliki kepercayaan diri seiring dengan kesempatan bermain yang sering diberikan oleh pelatih asal Portugal tersebut.
Di musim 22/23 ini, Yance Sayuri telah mengoleksi 14 penampilan di Liga 1 dan turut menyumbangkan 1 gol dan 1 assist untuk PSM.
Sementara sang kakak, Yakob Sayuri memiliki koleksi 9 penampilan dengan membukukkan 4 gol dan 3 assists. (Rizal/*)