Dia mengatakan, mungkin orang berpikir apa yang dia lakukan dengan meninggalkan suami dan anaknya di Kalimantan untuk pulang ke Kendari sebagai ibu yang kejam. Dia menyatakan, dia hanya ibu rumah tangga yang tak punya apa-apa.
"Saya tidak bisa bawa anak-anak saya dan saya pikir kalau saya tetap tinggal di asrama saya bisa gila, saya bisa mati dengan apa yang diberikan sama saya, apa ya dia sudah mulai tidak normal," kata dia kepada Uya Kuya sambil menangis. (*)