"Aing ulah ngomong nu kitu (jangan membicarakan hal itu)," kata Dedi Mulyadi sambil tertawa, lantas melanjutkan, “Cek saha eta teh? (kata siapa itu?)"
"Cek ti sorangan (kata saya sendiri)," ucap Egi begitu cueknya.
"Wah! Teu meunang ngomong gossip (wah, tidak boleh bicara gosip)," ungkap Dedi Mulyadi.
Egi tetap cuek. Kang Dedi segera menguasai keadaan. Dia menanyakan rapor Egi. Juga bertanya bagaimana sekolahnya.
"Alhamdulillah," kata Egi tegas kemudian lari menemui ustaznya untuk meminta rapor.
Setelah itu dia kembali menemui Kang Dedi. Dia ditanya Kang Dedi mau pulang ke mana. Dia menjawab ke Bogor. Kang Dedi meminta pulang ke Lembur Pakuan saja. Egi tak menolak.
Egi pun tampak manja, bahkan memeluk Kang Dedi dari belakang sambil mengucap kangen. Hanya Egi yang berani begitu kepada mantan bupati Purwakarta dua periode ini. Anak asuhnya yang lain tidak ada yang berani melakukan seperti itu.
Meski demikian, Kang Dedi Mulyadi tak memanjakan Egi sepenuhnya. Dia tetap menunjukkan sikap tegas kepada Egi dalam beberapa hal. Walau dalam hal lain dia mencoba bijaksana terhadap anak yang hiperaktif ini. (*)
Baca Juga: Grebeg Desa! Dedi Mulyadi Bertemu Ambu Anne Saat Sidak Ke Kantor Desa Cijunti?