Suara Denpasar – Kang Dedi Mulyadi kembali bertemu Widiyanti, Kaur Perencanaan Desa Cijunti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, sosok yang mirip Anne Ratna Mustika. Kepada Widiyanti, Kang Dedi bilang banyak istri yang tidak mau mengikuti suaminya, melainkan mengikuti orang lain.
Seakan menyindir Bupati Purwakarta, Anne Ratna, istrinya yang menggugat cerai, Kang Dedi menyampaikan hal itu saat bertemu Widiyanto di Kantor Desa Cijunti.
Seperti terlihat dalam tayangan Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel, Kang Dedi sempat berbincang dengan Widiyanti. Setelah dikorek lebih dalam, ternyata Widiyanti sudah berusia 33 tahun.
Dengan berseloroh, Kang Dedi Mulyadi pun menyatakan kalau sudah 33 tahun itu sudah tua dan harus hati-hati. Sebab, umur segitu sudah ada yang punya. Beda dengan perempuan usia 17 sampai 22 tahun, masih ada kemungkinan itu belum bersuami.
“Tapi kalau sudah ketemu yang 33 harus hati-hati. Pasti sudah ada yang punya. Tiga puluh tiga tahun di Cijunti itu biasanya udah anak dua, bener ga?” kata Kang Dedi Mulyadi menebak.
Ternyata tebakan Kang Dedi Mulyadi benar. Anak Widiyanti dua, yang pertama kelas 2 SMP dan yang kedua masih balita yakni berusia 4 tahun.
“Jadi sudah tidak ada harapan, Pih,” kata Kang Dedi kepada Kades Cijunti, Apih Rohata.
Kang Dedi pun menyatakan, dia tidak mau datang ke tempat yang tidak memberikan harapan. Sebaliknya, dia harus datang ke setiap tempat yang memberikan harapan.
“Karena hidup ini adalah mengejar harapan, mewujudkan harapan. Buat apa berharap yang tidak mungkin diharapkan. Menyiksa diri itu namanya,” kata Kang Dedi lantas tertawa lebar.
Dalam percakapan juga terungkap Widiyanti aslinya Karawang. Dia menikah dengan lelaki asal Cijunti. Kemudian Kang Dedi pun bertanya mengapa mengikuti suaminya.
“Kenapa suami diikutin? Banyak orang yang tidak mengikuti suaminya sekarang,” kata Kang Dedi berseloroh kepada Widiyanti.
Widiyanti tak menjawab. Dia tersenyum ketika Kang Dedi mengucap hal itu.
“Kenapa suami harus diikutin? Yang lain juga banyak yang berani tidak mengikuti suaminya, (melainkan) ngikutin orang lain,” terangnya lantas tertawa.
Kemudian Widiyanti pun mengungkapkan bahwa dia aslinya Karangpawitan, Karawang, dekat alun-alun. Widiyanto kelahiran 1989. Di saat itu, Kang Dedi sudah SMA.
“Jadi saya sudah bisa ngirim surat cinta, dia baru lahir,” ungkapnya.