Suara Denpasar - Kisah Tiko merawat ibunya, Eny, yang mengalami gangguan jiwa di rumah mewah terbengkalai tanpa listrik dan pengairan selama 11 tahun kini telah menginjak babak baru.
Keluarga ayah Tiko, Herman Mudji Susanto, telah memberikan klarifikasi melalui kanal Youtube Pratiwi Noviyanthi. Ia adalah Uri, anak pertama dari istri pertama Susanto dan cucunya, Ika.
Diketahui, Herman Mudji Susanto telah menikah sebanyak tiga kali, Eny merupakan istri ketiganya. Ia telah wafat pada 18 Juli 2015 lalu.
Keluarga Uri nampak tak terima lantaran selama ini sang ayah seolah memiliki kesan sebagai suami yang dzolim lantaran telah menelantarkan istri dan anak.
Uri mengatakan jika ayahnya tak meninggalkan Eny, namun diusir dari rumah mewah tersebut.
“Bapak itu bukan meninggalkan, malah disuruh keluar dari rumah yang besar itu,” katanya, dikutip pada Sabtu (07/01/2023).
Meski begitu, ia tak mengetahui secara pasti mengapa Susanto dan Eny memutuskan bercerai.
“Kalau secara detail, ibu gak tahu. Yang jelas ada pertengkaran-pertengkaran mungkin dari awal,” ucapnya.
Mereka menduga perbedaan usia yang jauh antara Eny dan Susanto menyebabkan keduanya tak bisa dipersatukan lagi.
Baca Juga: Bentrok Petugas Keamanan Dua Perusahaan Sawit Siak, Seorang Dikabarkan Terluka
Uri mengaku terakhir bertemu dengan Eny pada tahun 2006. Saat itu ia mengunjungi ibu sambung dan ayahnya ke rumah mewah tersebut.
Namun mereka malah terlibat pertengkaran lantaran sang ayah seperti tak terurus.
“Itu pun keadaan ayah saya gak terurus. Kayak orang lagi sakit. Pokoknya gak sehat gitu,” ujarnya.
Selain itu, Ika menilai Eny tak suka dikunjungi keluarganya.
“Tidak suka kalau keluarga intinya itu datang kesana, ngutak ngutik mereka gitu. Dikiranya apa, padahal kita kesan cuma nengok. Yang kita tengok ya Eyang, bukan apa-apa,” ujarnya. (*/Dinda)