Suara Denpasar - Usai gagal tampil untuk Piala AFF 2022 sebagai warga Indonesia, Sandy Walsh curhat ke media asing.
Tak seperti Jordi Amat, Sandy Walsh yang dinaturalisasi bersaaman dengannya gagal 'bela negara' di kompetisi Piala AFF 2022.
Sandy Walsh sempat latihan bersama dengan Penggawa Garuda sebagai persiapan, sebelum dipanggil pulang klubnya.
Hal itu membuat pelatih asal Korea Selatan mengunjungi klub anak asuhnya di Belgia, untuk melobi.
Tapi sangat disayangkan upaya Shin Tae Yong gagal, hingga harus pulang dengan tangan kosong.
Shin Tae Yong Harus rela untuk melangsungkan pertandingan tanpa Sandy Walsh Piala AFF 2022 ini.
Melihat kekalahan tim negara yang harus dibelanya, Sandy Walsh-pun mengungkapkan kesedihannya.
Hal itu diunggah kanal Youtube Eleven Belgium dan disebarluaskan melalui reels Instagram @elevensportsbe.
Pada video lengkap media Belgia itu, Sandy Walsh mengatakan bahwa ia sempat frustasi saat ditolak untuk menjadi warga negara Indonesia.
Baca Juga: 3 Hal Ini akan Terjadi Pada Otak saat Kamu Menjadi Orang Ketiga
Dan seandainya ia telah menerima paspor Indonesia tujuh tahun lalu, mungkin sepak bola Indonesia sudah akan berubah.
Timnas Indonesia sudah akan menerima banyak penghargaan dari apa yang diperjuangkannya.
"If I receive a passporr seven yeara ago, I would have already had noumorous caps for Indonesia (jika saja saya telah menerima paspor Indonesia 7 tahun lalu, mungkin ia telah banyak memberikan kemenangan untuk Indonesia," ungkapnya.
Walaupun begitu, ia tak putus asa, ia terus berjuang hingga akhirnya keinginan itu terkabul.
Ia menyanyikan lagu Indonesia Raya dengan mata terpejam, tanda sangat mensyukurinya.
Ekspresi Sandy Walsh pada video itu membuat warganet trenyuh, hingga memuji nasionalismenya.