Suara Denpasar - Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika menuliskan sebuah kalimat yang membingungkan. Sementara mantan Bupati Purwakarta Kang Dedi Mulyadi memberikan sebuah pesan yang memiliki bias makna atau multitafsir.
Sebagai Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika selalu disibukkan dengan kunjungan kerja maupun kegiatan sosial.
Seperti yang terlihat dalam unggahan instagramnya pada kemarin (29/1). Istri dari Kang Dedi Mulyadi itu mengunggah sederet foto yang menunjukan dirinya sedang berada di sebuah acara khitanan (sunat) masal di keluarganya.
Namun, deskripsi pada postingan Anne Ratna Mustika itu bisa dikatakan membingungkan karena ia mengatakan tangisan anak-anak yang sedang disunat itu adalah kebahagiaan mereka.
"Tangisan anak-anak yang di khitan (sunat) adalah kebahagiaan kami. Semoga mereka semua menjadi anak yang soleh," tulis Ambu Anne, dikutip denpasar.suara.com, Senin, (30/1/2023).
Acara sunatan itu, kata Ambu Anne untuk memperingati hari meninggalnya sang ayah. Dijelaskan sebanyak 55 anak yang disunat.
Sementara, Kang Dedi Mulyadi melalui Instagramnya memberikan sebuah pesan yang sangat multitafsir. Anggota DPR RI Komisi IV itu menuliskan sebuah kalimat kiasan.
"Apa yang kita tanam belum tentu kita petik. Tapi menanam lebih mulia daripada hanya metik. Selamat bermalam minggu. Hujan menyempurnakan kebahagiaan," kata suami Ambu Anne itu.
Postingan Kang Dedi Mulyadi itu ditanggapi oleh beberapa netizen.
Baca Juga: Sinopsis A Man Called Otto, Film Terbaru Tom Hanks yang Viral di Media Sosial
"Jangan lelah menebar kebaikan dengan ikhlas, mungkin tidak bisa kita nikmati langsung hasil nya, tapi insyaAllah anak cucu semua keturunan kita yang akan merasakannya kelak. Wilujeng Enjing (selamat pagi) Kang @dedimulyadi71 salam dari Padang," komentar @tanjung_darisman.
"Hidup adalah perjalanan menunggu kepastian illahi. Jika ada jalan untuk kembali, baiklah itu kita pilih sebagai jalan ikhtiar untuk kebaikan. Sehat selalu Pak Haji DM. Proud of you Pak. #semangat," kata @juson_alieha.
"Betul pak..nandurnya sae (tanam dengan baik) tapi terkadang hasilnya kurang sae (kurang baik)..ya namanya saja kehidupan," sambung @charyryn.(Askara/*)