Suara Denpasar - Dewa United adalah tim baru di Liga 1, mereka merupakan tim promosi dari Liga 2 musim 2021/2022.
Sebagai pendatang baru di liga tertinggi nasional, Dewa United tentu tidak dikenal sebaik tim yang lainnya.
Tapi setelah kedatangan Egy Maulana Vikri, Dewa United tiba-tiba menjadi tim yang populer.
Kedatangan pemain kelas Eropa itu ternyata mampu untuk mendongkrak popularitas klub.
Bergabung dengan Liga 1, Dewa United berjuang sangat keras hingga dapat mengimbangi lawan-lawannya.
Terutama saat memenangkan pertandingan sebanyak enam kali berturut-turut, hingga mendapatkan julukan the unbeatable team.
Tapi sayang, julukan itu harus patah saat melawan PSIS Semarang pada laga lanjutan Liga 1.
Dewa United keok tanpa membawa pulang satu poin pun dari seniornya, PSIS Semarang.
Kemenangan PSIS Semarang berawal dari gol penalti yang dilakukan oleh pemain asing Taisei Marukawa.
Baca Juga: 86 Titik Banjir Kota Makassar Tersebar di 12 Kecamatan, Hampir 3 Ribu Orang Jadi Korban
Seperti dikabarkan Instagram resmi Liga @liga1match, saat Taisei Marukawa menjadi pembeda.
"Gol penalti Taisei Marukawa membawa keunggulan PSIS Semarang atas Dewa United," tulisnya.
Gol kedua PSIS Semarang masih di babak pertama didapatkan dari Hari Nur, pada menit ke-45.
Sedangkan gol ketiga dicetak pada babak kedua jelang menit akhir, masih dari Hari Nur.
Walaupun begitu, Egy Maulana Vikri sempat memberikan asis terbaiknya untuk Dewa United hingga menghasilkan gol.
Tapi satu asis Egy Maulana Vikri tak cukup membawa Dewa United melanjutkan tren positifnya.