denpasar

Bulan Bahasa Bali V: Upaya Lestarikan Bahasa Ibu di Rumah Sendiri

Suara Denpasar Suara.Com
Rabu, 22 Februari 2023 | 17:08 WIB
Bulan Bahasa Bali V: Upaya Lestarikan Bahasa Ibu di Rumah Sendiri
Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Gede Arya Sugiartha. Foto: ANTARA/Ni Luh Rhismawati

Suara Denpasar - Penyelenggaraan Bulan Bahasa Bali V tahun 2023 mengambil tema "Segara Kerthi: Campuhan Urip Sarwa Prani" yang dimaknai sebagai altar pemuliaan Bahasa, Aksara, dan Sastra Bali untuk memaknai laut sebagai awal dan akhir kehidupan segenap makhluk. 

Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali, I Gede Arya Sugiartha mengatakan, saat ini melalui dinas kebudayaan Provinsi Bali pihaknya sedang berupaya untuk terus meningkatkan penggunaan bahasa Bali melalui lomba dan sosialisasi di sekolah, lembaga pemerintahan, dan sampai desa adat di kampung-kampung. 

Hal itu bertujuan untuk melestarikan bahasa Bali agar menjadi bahasa ibu di rumahnya sendiri. 

"Sekarang ini penyelenggaraannya tidak hanya di Provinsi, tapi lebih kepada desa adat, Kelurahan, di sekolah-sekolah. Tujuannya biar bahasa Bali tidak hanya menjadi program yang sifatnya tentatif, akan tetapi harus berkesinambungan. 

Jadi sekarang ini kita lebih fokus pada tujuan yang semestinya, yaitu agar bahasa Bali menjadi bahasa ibu di rumahnya sendiri," ujar I Gede Arya Sugiartha saat dihubungi denpasar.suara.com, Rabu, (22/2/2023).

Selain itu, I Gede Arya Sugiartha mengatakan saat ini tim penyuluhan sebanyak 669 orang yang sudah turun ke desa-desa untuk melakukan sosialisasi kepada orang tua, secara khusus bagi keluarga muda agar tetap berkomunikasi dengan anak menggunakan bahasa Bali di rumah. 

"Tim kami ada 669 yang sudah terjun ke desa-desa untuk melakukan penyuluhan bahasa Bali. Tim itu yang menginisiasi perayaan-perayaan di sekolah dan desa itu.

Nah dalam penyuluhan itu kita harapkan agar sejak kecil anak-anak sudah dibiasakan berkomunikasi dengan bahasa Bali saat di rumah. Di sekolahan sudah berbahasa Indonesia, kemudian diajarkan bahasa-bahasa asing, itu baik adanya akan tetapi bahasa Balinya jangan dilupakan," tegas Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Bali I Gede Arya 

Lebih lanjut, kata Gede Arya Sugiartha bahwa saat ini bahasa Bali sudah masuk dalam kurikulum ditingkatkan SD, SMP, SMA/SMK. Pihaknya sedang berupaya agar bahasa Bali juga dapat diajarkan di tingkat perguruan tinggi di Bali. (*/Dinda)

Baca Juga: LP2K Dukung Pertamina Bisa Tentunkan Sendiri Harga BBM Nonsubsidi, Ini Alasannya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI