Suara Denpasar - Kekejian Mario Dandy, anak pejabat Dirjen Pajak yang menganiaya seorang remaja bernama David kian menjadi sorotan publik.
David sendiri adalah putra dari pengurus GP Anshor bernama Jonathan Latumahina.
Setelah sebelumnya Mario Dandy ditangkap dan dijadikan tersangka pertama, diketahui keluarga Dandy sempat datang kepada Jonathan untuk meminta maaf.
Hal ini disampaikan Jonathan melalui cuitannya di Twitter @seeksixsuck pada Rabu (22/2/2023) lalu.
Atas permintaan maaf dari keluarga Mario Dandy itu, ayah David memilih untuk memaafkan pelaku penganiaya anaknya.
Meski berat, ia punya alasan untuk memaafkan Dandy yang telah membuat sang anak kini terbaring koma.
"Keluarga pelaku semalam datang minta maaf, saya maafkan. Saya hanya meniru anak saya yang sangat pemaaf," jelas Jonathan, dikutip Suara Denpasar pada Sabtu (25/2/2023).
Namun demikian, Jonathan tak lantas membiarkan pelaku bebas dan tak mendapatkan sanksi atas perbuatannya.
Ia tetap akan menempuh jalur hukum atas kebiadaban Dandy yang dengan gelap mata menyiksa David tanpa ampun.
Baca Juga: Polisi Diminta Jerat Kliennya Pakai Pasal Pembunuhan Berencana, Begini Respons Pengacara Mario Dandy
"Dan mohon maaf juga, proses hukum sudah bergulir. Kita punya tanggung jawab masing2, mohon doanya sampai saat ini david belum siuman," imbuh Jonathan.
Hingga kini, sudah memasuki hari kelima, David belum juga siuman.
Kekinian, polisi telah menetapkan 2 tersangka atas kasus penganiayaan terhadap David.
Selain Dandy sebagai pelaku utama, polisi juga mengamankan Shane, teman Mario Dandy yang turut serta dalam aksi penganiayaan itu.