Suara Denpasar – Setelah maraknya rumor mengenai kedekatan hingga pernikahan siri antara Arya Saloka dengan Amanda Manopo.
Kini, tercuat kembali kabar bahwa Putri Anne lagi-lagi datang melabrak Amanda Manopo, lantaran suaminya lebih memilih pulang ke rumah rahasia daripada ke rumah pribadi mereka.
Hal itu diungkapkan melalui sebuah video berdurasi 3 menit 35 detik, yang diunggah di kanal YouTube HISTORIA MANDA ARYA pada Selasa (7/3/2023).
“Ngereog Lagi Nih!! Putri Anne Lagi Lagi Labrak Arya dan amanda,” demikian narasi yang ditulis pada judul video.
Tayangan yang telah disaksikan lebih dari 1,4 ribu kali itu, lantas dipenuhi oleh berbagai komentar warganet.
Karena klaim video tersebut, tak sedikit dari mereka yang turut menghujat kelakuan Putri Anne serta membela Amanda Manopo yang dikatakan tak berkutik saat dilabrak.
Lantas, benarkah jika Putri Anne kembali melabrak Amanda Manopo dan Arya Saloka?
Penjelasan:
Setelah menonton videonya secara keseluruhan, ternyata isi di dalamnya tidak memuat bukti valid yang mendukung klaim dalam video.
Baca Juga: Terharu! Indra Bekti Diajak Umroh Ashanty, Netizen: Ya Allah Jadi Ikutan Mewek
Meskipun narator menjelaskan secara terperinci aksi cekcok keduanya, mulai dari Putri Anne yang tiba-tiba datang melabrak Amanda Manopo, hingga membahas seputar suami Anne yang sudah muak dengan kelakuan sang istri.
Akan tetapi, sepanjang video berlangsung, tidak ada bukti kredibel yang mendukung klaim tersebut.
Alih-alih melampirkan bukti foto maupun video yang menunjukkan aksi cekcok Putri Anne dengan pemeran Andin di sinetron Ikatan Cinta itu, tayangan tersebut justru hanya menampilkan potongan momen di sinetron serta foto-foto istri Arya Saloka.
Oleh karena itu, video yang mengklaim bahwa Putri Anne kembali datang melabrak Amanda Manopo karena Arya Saloka yang lebih memilih tinggal di rumah rahasia daripada rumah pribadinya, merupakan konten yang salah atau hoaks.
Sehingga, tayang tersebut juga dapat dikategorikan sebagai misleading content atau konten menyesatkan, lantaran isi berita di dalamnya dipelintir untuk menjelekkan salah satu pihak. (Rizal/*)