Bule Berulah di Bali, PMKRI Denpasar Angkat Bicara: 'Jangan Sampai Hukum Negara Diinjak-injak'

Suara Denpasar

Rabu, 08 Maret 2023 | 11:24 WIB
Bule Berulah di Bali, PMKRI Denpasar Angkat Bicara: 'Jangan Sampai Hukum Negara Diinjak-injak'
Risaldus Pan Presidium Gerakan Kemasyarakatan PMKRI Cabang Denpasar. Foto: Dokumen PMKRI Denpasar

Suara Denpasar - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Denpasar Sanctus Paulus ikut menyayangkan tindakan Bule atau warga negara asing di Bali yang semakin hari semakin meresahkan. 

Perilaku amburadul para Bule tersebut telah membuat resah masyarakat Bali. Mulai dari ugalan-ugalan di jalan, penyalahgunaan visa, tidak membayar hotel, melakukan perbuatan asusila ditempat suci bahkan sampai mempersoalkan ayam berkokok.

Cukup banyak tindakan melawan hukum yang dilakukan. Tercatat dalam periode tahum 2022 saja ada 179 WNA yang dideportasi oleh Imigrasi Kelas I TPI Denpasar.

Saat ini di Bali lagi trend dikalangan Bule adalah menggunakan sepeda motor tanpa nomor polisi. Plat motor dibongkar kemudian diganti dengan tulisan nama pada plat motor yang dikendarai.

Menanggapi fenomena tersebut, Presidium Gerakan Kemasyarakatan (Germas) PMKRI Cabang Denpasar, Risaldus Pan memberi komentar. Dia mengatakan tindakan ngeleneh para Bule itu tidak bisa ditolerir. Mengingat tindakan tersebut melawan hukum dan harus ada konsekuensi hukum yang diberikan.

"Konsekuensi hukum harus diberikan dan ditegaskan, mengingat pelanggaran yang dilakukan sudah sangat marak. Jika ini dibiarkan maka akan terjadi pelemahan hukum. Jangan sampai hukum negara kita ini akan diinjak-injak," kata Risal kepada denpasar.suara.com, Rabu (8/3/2023).

Lebih lanjut Risal mengatakan perlunya antisipasi dan pengawasan bersama. Karena Bali merupakan destinasi dunia, hampir sebagian warga dunia mengetahui Indonesia karena Bali. Maka itu perlu dijaga dengan baik jangan sampai terjadi penjajahan model baru.

Ia berpendapat bahwa dalam pengamatannya Bali tidak anti terhadap bule atau siapapun yang ingin datang ke Bali. Namun tidak dengan perilaku yang bertolak belakang dengan budaya Indonesia terutama Krama Bali.

"Tugas ini tidak harus dibebankan kepada pemerintah saja, tapi sudah menjadi tanggungjawab bersama. Mulai dari pemerintah, pelaku pariwisata, instansi penegak hukum, masyarakat adat dan kita semua. Mengingat Bali hampir bisa dikatakan representasi Indonesia, kalau mereka bertindak seenaknya maka marwah dan moral bangsa kita ini yang dipertaruhkan.

baca juga

Sebetulnya Bali tidak anti terhadap siapa pun yang ingin berkunjung. Yang diharapkan itu bagaimana para pengunjung itu menyesuaikan diri," sambungnya.

Ke depan kata dia, metode promosi pawisata Bali harus berubah. Yang selamai ini hanya fokus pada keindahan alam dan kekayaan budaya, sudah semestinya Krama Bali ikut serta di dalam promosi pariwisata. 

"Krama Bali sudah harus disosialisasikan lebih awal yaitu pada saat promosikan pariwisata Bali agar diketahui sebelum mereka datang ke Bali" kata Risal.

Lebih lanjut Risal mengapresiasi pihak Imigrasi, Kepolisian, pemerintahan serta semua pihak yang sudah bertindak tegas.

"Kita apresiasi semua pihak yang selama ini sudah bekerja dengan baik. Baik itu dalam bentuk sosialisasi maupun penindakan hukum oleh instansi-instansi terkait," pungkasnya. (*/Dinda)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bule Rusia Diciduk Imigrasi Denpasar Karena Buka Jasa Fotografer di Bali

Bule Rusia Diciduk Imigrasi Denpasar Karena Buka Jasa Fotografer di Bali

Bali | Rabu, 08 Maret 2023 | 08:54 WIB

Jadi Lumbung Suara, Partai NasDem Gelar Konsolidasi Wilayah Indonesia Timur di Bali

Jadi Lumbung Suara, Partai NasDem Gelar Konsolidasi Wilayah Indonesia Timur di Bali

Denpasar | Selasa, 07 Maret 2023 | 21:00 WIB

Petani Milenial Kembangkan Varietas Baru untuk Agro Wisata Di Buleleng dengan Smart Green House

Petani Milenial Kembangkan Varietas Baru untuk Agro Wisata Di Buleleng dengan Smart Green House

Bisnis | Selasa, 07 Maret 2023 | 19:57 WIB

Kejati Bali Cekal Tiga Pejabat Unud ke Luar Negeri; Ketiganya Tersangka Dugaan Korupsi SPI Unud

Kejati Bali Cekal Tiga Pejabat Unud ke Luar Negeri; Ketiganya Tersangka Dugaan Korupsi SPI Unud

Denpasar | Selasa, 07 Maret 2023 | 19:26 WIB

Terkini

IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional

IMI Awards Apresiasi Industri hingga Atlet Otomotif Nasional

Otomotif | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:36 WIB

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Minyak Dunia Anjok, Mengapa Harga Pertamax Tak Ikut Turun?

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:27 WIB

Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga

Sinopsis Film Sihir Tanah Kubur: Teror Mistis Menggugat Iman dan Keluarga

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:20 WIB

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Kapal Tanker Pertamina Berhasil Lolos dari Selat Hormuz, Sisanya Menunggu Aman

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:16 WIB

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Pakar Beri Peringatan Soal Tren Sunscreen di Media Sosial

Lifestyle | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:15 WIB

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Rupiah Menuju Rp18.000 per Dolar AS Lagi, Akan Menguat Jika Investor Asing Kembali ke Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim

Di Balik Ban Kapten, Ada Sisi Psikologi yang Menentukan Nasib Sebuah Tim

Your Say | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:10 WIB

Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah

Pulang Umrah, Ruben Onsu Akhirnya Buka Suara soal Gugatan Hak Asuh Anak ke Sarwendah

Entertainment | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:09 WIB

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

Kelola Sampah Organik ala Warga Meruya Selatan Hingga Jadi Bernilai Ekonomi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bukan Pemain, Manchester United Mau Beli Kredit Karbon Indonesia

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 20:05 WIB

×