Suara Denpasar – Perseteruan antara Indah Permatasari dan sang ibu, Nursyah terus menjadi sorotan publik.
Bahkan, konflik antara ibu dan anak yang dipicu dari tidak adanya restu untuk sang menantu Arie Kriting itu, justru kian memanas.
Terlebih setelah ibunda Indah itu mencap Arie Kriting sebagai musuh bebuyutannya, terus menuai cibiran dari warganet.
Lewat akun Instagram miliknya, Indah juga tak segan menyindir sang ibu dengan membuat caption, ‘KUAT JADI IBU MESKI MASIH JADI PEJUANG RESTU’.
Menanggapi hal tersebut, Nursyah mengaku lebih sakit hati dengan cibiran dari sang anak daripada netizen.
“Indah hati-hati omongamu. Saya lebih sedih omonganmu daripada netizen,” ujar Nursyah kepada tim awak media, dilansir dari Intens Investigasi, Rabu (8/3/2023).
Tak segan, menantu Arie Kriting itu juga memperingatkan anaknya agar tidak terlalu mudah termakan bujuk rayu suaminya, hingga tega menghina sang ibu.
“Hati-hati cuman karena laki-laki itu (Arie Kriting) kau hina saya. Itu laki-laki, orang yang tidak bikin otakmu, yang tidak bikin mukamu, tidak bikin kepalamu. Hati-hati, itu orang lho, hati-hati!” ujarnya.
Demi memperingati anaknya itu, Nursyah mengungkit kembali jasa-jasanya sebagai seorang ibu di kala Indah Permatasari masih kecil, yang tidak bisa dibandingkan dengan pengorbanan yang diberikan Arie Kriting.
Baca Juga: Selain Alami Gizi Buruk, Bayi 2 Tahun di Karawang Idap Penyakit Langka
“Saya bawa Anda itu kelas 5 SD! Belum kenal bahasa Indonesia yang benar, belum tahu kamu berdiri di mana, di kamera kamu belum bisa. Bukan segala-galanya laki-laki itu, camkan itu!” tegas Nursyah.
Ibunda Indah Permatasari itu juga meminta agar sang anak tidak terus-menerus membuat unggahan berisikan sindiran yang dapat memojokan dirinya.
“Jangan bikin status yang terlalu memojokkan saya. Allah tidak buta, Allah tidak tuli,” tutur Nursyah.
Sambil bercucuran air mata dengan suara bergetar, wanita itu juga mewanti-wanti Indah soal azab Tuhan. Bahkan, tanpa segan Ibu Indah itu menyinggung penyakit dengan mulut miring.
“Hati-hati ngomong, nanti kalau Allah kasih miring mulutmu ke kanan, miring ke kiri, hati-hati,” katanya memperingatkan. (*/Dinda)b